Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Daftar Juara Finalissima dari Masa ke Masa: Edisi 2025 Bakal Dikenang sebagai Laga Istimewa Sepanjang Sejarah

Mizan Ahsani • Senin, 2 Juni 2025 | 17:52 WIB
Finalissima 2026 mempertemukan Argentina yang dipimpin Lionel Messi dan Spanyol yang diperkuat Lamine Yamal.
Finalissima 2026 mempertemukan Argentina yang dipimpin Lionel Messi dan Spanyol yang diperkuat Lamine Yamal.

Jawa Pos Radar Madiun - Duel langka dua generasi sepak bola akan tersaji dalam Finalissima 2025.

Argentina sebagai juara Copa America 2024 akan bersua Spanyol, sang kampiun Euro 2024.

Lebih dari sekadar laga perebutan supremasi antarbenua, pertandingan ini jadi panggung sakral antara Lionel Messi dan Lamine Yamal.

Bertempat di venue bergengsi (yang masih dirahasiakan), belum dapat dipastikan kapan jadwal pertandingan ini akan digelar.

Namun antusiasme tak surut, apalagi duel Messi vs Yamal menjadi daya tarik tersendiri.

Sejarah Finalissima: Dari Prancis 1985 hingga Messi 2022

Pertandingan antarbenua ini pertama kali dihelat pada 1985, ketika Prancis mengalahkan Uruguay 2-0 di Paris.

Disusul pada 1993 saat Argentina menang adu penalti atas Denmark.

Laga ini kemudian vakum hampir tiga dekade, sebelum diaktifkan kembali oleh UEFA dan CONMEBOL pada 2022.

Edisi terakhir mempertemukan Argentina vs Italia di Wembley. Pertandingan ini dimenangkan Messi dkk dengan skor telak 3-0.

Daftar Juara Finalissima

1985: Prancis vs Uruguay 2–0 (Juara Prancis)

1993: Argentina vs Denmark 1–1 (5-4 p) (Juara Argentina)

2022: Argentina vs Italia 3–0 (Juara Argentina)

Dengan dua trofi, Argentina menjadi raja Finalissima, dan berpeluang menambah koleksi ketiga pada 2025.

Bagi banyak pecinta bola, laga ini adalah pemindahan tongkat estafet gelar GOAT (Greatest of All Time).

Dari Messi, sang legenda dan peraih Ballon d’Or terbanyak, kepada Yamal, bocah ajaib Spanyol berusia 17 tahun yang menjadi bintang muda Euro 2024.

Yamal sendiri sempat mengutarakan mimpinya ingin bermain melawan Messi di Finalissima.

Kini, impian itu menjadi kenyataan. Uniknya, keduanya pernah difoto bersama saat Yamal masih balita di akademi La Masia.

Argentina datang ke laga ini dengan status juara bertahan dan baru saja menjuarai Copa America 2024. Lionel Messi tetap menjadi roh tim meski usianya tak lagi muda.

Sementara Spanyol tampil luar biasa di Euro 2024 dengan permainan cepat dan kolektif.

Lamine Yamal dan rekan-rekan muda seperti Gavi dan Pedri jadi tulang punggung tim yang kini ingin menciptakan sejarah baru di panggung global. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#messi #messi vs lamine yamal #spanyol vs argentina #sejarah #finalissima #juara #spanyol #argentina #lamine yamal #finalissima 2025