Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Trio Tukang Jagal Rp 13 M Siap Lindungi Persebaya Surabaya di Liga 1

Ockta Prana Lagawira • Senin, 23 Juni 2025 | 21:04 WIB
Risto diplot sebagai komandan lini belakang, baik dalam formasi tiga maupun empat bek.
Risto diplot sebagai komandan lini belakang, baik dalam formasi tiga maupun empat bek.

Jawa Pos Radar Madiun – Persebaya Surabaya menyambut Liga 1 Indonesia 2025/2026 dengan kekuatan baru yang agresif di lini pertahanan.

Tiga nama utama kini menjadi tumpuan Green Force dalam membentuk tembok kokoh di bawah komando pelatih anyar Eduardo Pérez: Rachmat Irianto, Dime Dimov, dan Risto Mitrevski.

Ketiganya membawa nilai total Rp 13,04 miliar—investasi besar yang dirancang bukan hanya untuk meredam, tapi juga menghancurkan setiap ancaman dari lawan.

Kembalinya Rachmat Irianto ke klub asalnya menjadi sorotan besar. Dari Persib Bandung, pemain serbabisa itu kembali dengan paket lengkap: pengalaman, ketegasan, dan koneksi emosional yang kuat.

Eduardo Perez melihatnya sebagai pemain dengan peran ganda: penyeimbang dan pemantik permainan.

Di posisi naturalnya sebagai bek tengah kanan atau gelandang bertahan, Rian tampil dominan dan sulit dikompromi.

Ia membawa semangat Bejo Sugiantoro—ayahnya dan legenda Persebaya—untuk menjadikan lini belakang sebagai tembok sekaligus mesin transisi.

Dengan nilai pasar Rp 4,35 miliar, Rian bukan hanya bek lokal mahal, tetapi juga sosok kunci dalam strategi high-press ala Eduardo.

Di sisi kiri pertahanan berdiri Dime Dimov, bek jangkung asal Makedonia yang sudah terbukti musim lalu. Ia dikenal sebagai penyeimbang di tengah tekanan.

Dimov memainkan peran sebagai pelindung sisi dan pembagi progresi bola. Umpan panjang dan kemampuan membaca permainan menjadikannya lebih dari sekadar bek—ia adalah pemain yang mampu menstabilkan kekacauan.

Eduardo menyebutnya sebagai ‘penyeimbang chaos’, dan dalam formasi tiga bek, posisinya sebagai pengarah permainan tidak tergantikan.

Dengan nilai pasar Rp 6,08 miliar, Dimov adalah poros paling bernilai di antara trio RDM.

Risto Mitrevski melengkapi puzzle itu. Bek asal Makedonia Utara ini membawa pengalaman, ketenangan, dan insting bertahan yang kuat.

Sebagai mantan pemain Dewa United, ia tampil dalam 30 laga musim lalu dan bahkan mampu menyumbang dua gol.

Risto diplot sebagai komandan lini belakang, baik dalam formasi tiga maupun empat bek.

Nilai pasarnya Rp 2,61 miliar, dan dengan koneksi bahasa serta pemahaman permainan bersama Dimov, koordinasi keduanya diharapkan tak memerlukan banyak adaptasi.

Eduardo memberinya peran strategis sebagai pengarah blok pertahanan, penentu garis tinggi, dan eksekutor dalam bola mati.

Di belakang mereka, ada duet komunikasi yang unik. Rachmat Irianto dan kiper utama Ernando Ari telah lama saling mengenal, baik di klub maupun Timnas.

Sementara Dimov dan Risto berbicara bahasa yang sama. Dua jalur komunikasi yang saling menopang, lokal dan internasional, menjadikan blok pertahanan Persebaya lebih cair dan cepat beradaptasi dengan tekanan.

Pelatih Eduardo Perez juga telah menyiapkan pelapis yang mumpuni. Kadek Raditya, Mikael Tata, dan Koko Ari Araya menjadi nama-nama penting dalam skenario rotasi.

Mereka dirancang untuk tetap menjaga level intensitas pressing dan transisi cepat, baik saat bermain di formasi 3-4-2-1 maupun 4-3-3. Tidak ada kompromi di lini belakang Green Force musim ini.

Perubahan yang ditanamkan bukan hanya taktis, tapi juga filosofis. Dari tim yang kebobolan 38 gol musim lalu, Persebaya kini menargetkan clean sheet dan dominasi pertahanan di kandang.

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) kembali disiapkan sebagai benteng, tempat yang ditakuti dan dihormati.

Dengan Rian, Dimov, dan Mitrevski, Persebaya Surabaya tengah membangun bukan hanya pertahanan, tapi mentalitas juara yang tak boleh rapuh.

Trio ini menjadi simbol ketegasan, kecepatan, dan kontrol dalam menghadapi tekanan dari tim mana pun.

Di bawah sorotan lampu GBT, Green Force kini punya tiga ‘tukang jagal’ yang siap memutus setiap jalur lawan menuju gawang mereka. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Trio RDM #Liga 1 musim baru #rachmat irianto #Risto Mitrevski #Lini belakang Green Force #Persebaya 2025 #Dime Dimov