Jawa Pos Radar Madiun - Inter Miami harus angkat koper dari Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 usai dibantai Paris Saint Germain 4-0 di babak 16 besar.
Kekalahan telak ini langsung menuai reaksi pedas dari Zlatan Ibrahimovic.
Mantan striker LA Galaxy dan rekan setim Messi di Barcelona itu menilai, Messi gagal bersinar bukan karena kualitasnya menurun, melainkan karena “sendirian” di tim penuh pemain yang menurut Zlatan hanya jadi pelengkap.
"Bukan Leo Messi yang kalah; melainkan Inter Miami," tegas Zlatan Ibrahimovic, dikutip dari wawancara terbaru.
"Messi bermain dengan patung, bukan rekan setimnya. Dia dikelilingi pemain yang berlari seolah membawa karung semen," lanjut Ibrahimovic, menyorot performa kolektif Miami yang jauh dari kata kompetitif melawan PSG.
Ibrahimovic juga menyebut publik sebetulnya tidak menyaksikan kemampuan terbaik Messi di turnamen ini.
"Ini bukan Messi yang saya kenal. Kalau dia main di tim sungguhan, kamu akan lihat singa sesungguhnya. Tidak ada pelatih, tidak ada bintang, bahkan pemain yang tahu cara bergerak tanpa bola."
"Messi bermain sendiri karena dia cinta sepak bola, karena dia masih bisa melakukan hal yang tidak bisa dilakukan 99% pemain lainnya," imbuh Ibra, yang menilai Miami belum punya kualitas Eropa.
Sementara itu, Messi memilih tetap fokus pada sisi positif.
Kapten berusia 38 tahun itu menyoroti pencapaian Miami yang sudah melampaui ekspektasi sebagai tim MLS pertama yang menumbangkan klub Eropa di turnamen resmi, yakni FC Porto di fase grup.
"Itu adalah pertandingan yang kami harapkan. Kami mencoba melakukan yang terbaik dan meninggalkan kesan yang baik di level Piala Dunia Antarklub," ujar Messi.
Kekalahan telak dari PSG memang menjadi kenyataan pahit bagi Inter Miami, namun sorotan besar tetap mengarah ke kualitas skuad, bukan sekadar Messi yang kini dinilai terlalu sendirian di lapangan.
Ibrahimovic mengingatkan, tanpa rekan selevel dan strategi matang, Messi akan tetap luar biasa secara individu, namun sulit membawa tim mencapai prestasi tertinggi. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira