Jawa Pos Radar Madiun – Rumor ketertarikan City Football Group (CFG) terhadap Persib Bandung semakin ramai dibicarakan.
Isu ini mulai mencuat setelah adanya pertemuan antara perwakilan CFG dan manajemen Persib di Bangkok pada Oktober lalu, yang disebut menjadi awal penjajakan kerja sama strategis.
CFG merupakan operator klub sepak bola terbesar di dunia, dengan total atau sebagian kepemilikan pada 13 klub di berbagai benua.
Grup ini membawahi nama-nama besar seperti Manchester City, New York City FC, Melbourne City FC, Yokohama F Marinos, hingga Palermo FC.
Namun hingga kini, Asia Tenggara masih belum memiliki wakil dalam portofolio mereka. Sehingga dan di titik inilah nama Persib ikut mengemuka.
Mengapa Persib Masuk Radar CFG?
Beberapa faktor membuat Persib dianggap cocok menjadi pintu masuk CFG ke Asia Tenggara:
1. Basis Suporter Raksasa dan Nilai Komersial Tinggi
Persib adalah salah satu klub dengan jumlah pendukung terbesar di Indonesia.
Aktivitas digital, penjualan merchandise, dan daya tarik komersialnya terus meningkat dari musim ke musim.
2. Performa Melesat di AFC Champions League 2
Kemenangan dramatis 3-2 atas Selangor FC di Malaysia menjadi salah satu momen yang disebut memperkuat ketertarikan CFG.
Santer dikabarkan, perwakilan CFG melihat langsung bagaimana mental juara tim Bojan Hodak terlihat jelas dalam laga tersebut.
Hodak disebut memberikan motivasi keras di ruang ganti saat Persib tertinggal 0-2, yang kemudian membakar semangat pemain dan berbuah remontada.
3. Pesona Bintang Naturalisasi
Nama Eliano Reijnders juga mencuri perhatian. Penampilannya kini menjadi pembicaraan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Belanda.
Terlebih ia merupakan adik dari Tijjani Reijnders, pemain kunci Manchester City.
Dengan jaringan global CFG, banyak analis menilai pemain-pemain seperti Reijnders bisa mendapat panggung lebih luas jika Persib bergabung dalam keluarga CFG.
Potensi Kolaborasi: Apa yang Bisa Terjadi Jika Deal Terwujud?
Jika rumor ini benar, Persib berpotensi merasakan:
1. Standardisasi manajemen profesional kelas dunia
2. Transfer teknologi & metode latihan modern
3. Akses jaringan scouting internasional
4. Potensi pertukaran pemain antar klub CFG
5. Peningkatan nilai merek dan daya tarik sponsor global
CFG sendiri menuliskan secara resmi bahwa setiap klub anggota akan tetap otentik dengan komunitasnya, namun mendapatkan manfaat berupa keahlian global, pengembangan talenta, hingga inovasi fan experience.
Profil Singkat Klub-Klub CFG
CFG merupakan operator klub dengan penyebaran di berbagai benua:
Eropa
1. Manchester City FC
2. Girona FC
3. Lommel SK
4. ESTAC Troyes
5. Palermo FC
Amerika
1. New York City FC
2. Montevideo City Torque
3. Bahia
4. Club Bolivar
Australia dan Asia
1. Melbourne City FC
2. Yokohama F. Marinos
3. Shenzhen Peng City FC
4. Mumbai City FC
Keberadaan klub di negara yang mewakili sekitar 50 persen populasi dunia membuat ekspansi ke Asia Tenggara dinilai tinggal menunggu waktu.
Rumor kedekatan Persib dan CFG memang masih sebatas spekulasi, namun tanda-tandanya semakin jelas.
Dengan kekuatan finansial, jaringan global, dan rekam jejak CFG dalam mengubah kultur klub menjadi lebih modern, kolaborasi ini bisa menjadi langkah bersejarah bagi Persib Bandung dan sepak bola Indonesia.
Sampai ada pernyataan resmi, publik hanya bisa menunggu. Namun euforia dan harapan Bobotoh sudah mengalir deras. (naz)
Editor : Mizan Ahsani