Jawa Pos Radar Madiun - Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 ternyata ikut dirasakan oleh gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders.
Ia mengaku terpukul setelah melihat adiknya, Eliano Reijnders, mengalami kekecewaan mendalam usai Garuda tersingkir.
Indonesia dipastikan gagal melaju ke ronde kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah kalah 0-1 dari Irak, Minggu (12/10) dini hari WIB, di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Gol tunggal Zidane Iqbal pada babak kedua menutup perjalanan Garuda tanpa satu pun poin pada putaran keempat.
Tijjani mengungkapkan bahwa Eliano yang juga pemain Persib Bandung tersebut sangat terpukul dengan hasil tersebut.
Meski begitu, ia menilai sang adik tetap menghargai proses dan perjuangan tim.
“Itu akan menjadi sesuatu yang sangat istimewa, tetapi sayangnya tidak terjadi. Dia kecewa, tetapi itu bagian dari sepak bola,” kata Tijjani, dikutip ESPN.
Harap Indonesia Bangkit dan Menatap 2030
Meski gagal di edisi 2026, pemain Manchester City itu berharap Eliano tidak menyerah dan tetap menjadi bagian proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
Yang terdekat tentu saja menatap peluang tampil di Piala Dunia 2030.
“Sekarang kami berharap dia akan terus bermain untuk Indonesia dalam empat tahun ke depan. Ini proyek baru yang mereka mulai, dan itu akan membutuhkan waktu,” ujarnya.
Kegagalan ini juga membuat PSSI mengalihkan fokus ke persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia berikutnya.
Tijjani menegaskan bahwa keluarga besar Reijnders tetap memberikan dukungan penuh untuk langkah Eliano bersama Garuda.
“Kami semua menonton dan mendukung. Akan fantastis jika bisa lolos, tetapi sayangnya itu tidak terjadi,” tutupnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani