Jawa Pos Radar Madiun - Legenda tinju kelas berat, Mike Tyson, memberi pernyataan mengejutkan soal peluang Jake Paul menghadapi mantan juara dunia Anthony Joshua dalam duel yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember di Miami, Amerika Serikat.
Menurut Tyson, kekuatan pukulan Paul bukan hal sepele dan bisa menjadi ancaman nyata.
“Saya tidak ingat, tapi tubuh saya, dada, perut, dan bagian lain terasa sangat sakit. Jake memukul dengan keras,” ujar Tyson dalam laporan FOX Sport.
Tyson merasakan langsung kerasnya pukulan Paul ketika keduanya bertarung pada November 2024.
Dalam laga itu, Paul unggul angka mutlak setelah mendaratkan 78 pukulan, sementara Tyson hanya 18. Meski begitu, efek pukulan Paul tetap membekas di tubuh sang legenda.
“Tubuh saya sakit sekali (karena pukulan Paul),” katanya menegaskan.
Tyson meyakini bahwa kekuatan pukulan petinju berusia 28 tahun itu bisa menjadi senjata utama saat berhadapan dengan Joshua.
Pertarungan delapan ronde ini akan ditayangkan eksklusif di Netflix, dan pihak Most Valuable Promotions menegaskan bahwa duel Joshua vs Paul merupakan pertarungan profesional resmi dengan sarung tangan 10 ons.
Anthony Joshua, peraih emas Olimpiade London 2012 sekaligus mantan juara dunia dua kali, belum kembali ke ring sejak kekalahannya dari Daniel Dubois pada September 2024 di Wembley.
Sebaliknya, Jake Paul datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan mantan juara dunia kelas menengah WBC Julio Cesar Chavez Jr pada Juni lalu.
Dalam konferensi pers pekan lalu, Paul bahkan berani menyatakan bahwa ia yakin bisa mengalahkan Joshua lewat kemenangan knockout (KO).
Keyakinan ini didukung oleh reputasinya sebagai YouTuber yang sukses menembus dunia tinju profesional dan menumbangkan sejumlah nama besar.
Dengan sorotan besar, riwayat pukulan keras, serta dukungan Tyson, duel Joshua vs Paul diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti menjelang akhir 2025. (fin)