Jawa Pos Radar Madiun - Indonesia menorehkan tonggak penting di SEA Games 2025 Thailand.
Hingga Selasa (16/12) sore, Merah Putih resmi menembus angka 60 medali emas dan bertahan di peringkat kedua klasemen sementara.
Emas ke-60 dari Arena Menembak
Medali emas ke-60 Indonesia dipersembahkan Fany Febriana Wulandari dari cabang menembak nomor trap perseorangan putri.
Bertanding di Photharam Shooting Range, Ratchaburi, Fany tampil stabil hingga final dan mengunci emas dengan raihan 38 poin.
Atlet tuan rumah Thailand, Chattaya Kitcharoen, finis di posisi kedua dengan 31 poin, sementara perunggu diraih wakil Singapura Siti Mastura Binte Rahim dengan 23 poin.
Pada nomor yang sama, atlet Indonesia lainnya Adylia Safitri harus puas di peringkat kelima dengan 13 poin.
Catur Putri Antar Indonesia ke 59 Emas
Sebelum emas Fany, Indonesia lebih dulu meraih emas ke-59 dari catur beregu putri. Tim yang diperkuat Irene Kharisma Sukandar, Medina Warda Aulia, Dewi Ardhiani Anastasia Citra, Chelsie Monica Ignesias Sihite, dan Laysa Latifah sukses menundukkan Vietnam di partai final.
Kemenangan tersebut mengantar Indonesia ke podium tertinggi, sementara Vietnam harus puas dengan medali perak.
Rangkaian Emas Indonesia hingga Selasa Siang
Sebelumnya, Indonesia terus menambah emas dari berbagai cabang. Rahmat Erwin Abdullah menyumbang emas ke-58 dari angkat besi kelas 88 kilogram putra.
Dari aquathlon, Indonesia meraih tiga emas beruntun lewat women’s relay, men’s relay, dan mixed relay.
Cabang dayung juga menjadi lumbung emas. Memo tampil dominan di nomor single sculls putra, disusul emas dari lightweight men’s quadruple sculls yang diperkuat Ali, Ihram, Wudan, dan Ardi.
Posisi Indonesia di Klasemen
Dengan raihan 60 medali emas, Indonesia kian mendekati target pemerintah sebesar 80 emas dan terus menempel tuan rumah Thailand dengan 149 emas di puncak klasemen, sekaligus menjaga jarak aman dari Vietnam di posisi ketiga yang meraih 41 emas.
Editor : Ockta Prana Lagawira