Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Indonesia Tembus Target 80 Emas di SEA Games 2025, Erick Thohir: Berkat Perjuangan Atlet yang Gigih, Fokus Berikutnya Asian Games Tahun Depan

Ockta Prana Lagawira • Jumat, 19 Desember 2025 | 06:04 WIB
Indonesia resmi tembus target 80 emas SEA Games 2025 Thailand dan kokoh di posisi kedua.
Indonesia resmi tembus target 80 emas SEA Games 2025 Thailand dan kokoh di posisi kedua.

Jawa Pos Radar Madiun – Kontingen Indonesia akhirnya menuntaskan target ambisius di SEA Games 2025 Thailand.

Hingga Kamis (18/12/2025) petang, Tim Merah Putih resmi mengoleksi 80 medali emas, memastikan posisi runner-up klasemen sementara dan menorehkan sejarah penting di pentas Asia Tenggara.

Capaian emas ke-80 dipastikan lewat perjuangan dramatis tim kabaddi putri Indonesia pada nomor women three stars finals.

Tim yang diperkuat Ni Komang Tri Meiyoni, Yuni Amirta, Ni Luh Happy Restia, Oktavia Riska Della, dan Ni Kadek Ari Wartini sukses menundukkan Malaysia dengan skor tipis 24-23, sekaligus mengunci podium tertinggi.

Keberhasilan ini membuat Indonesia semakin sulit dikejar Vietnam dalam persaingan peringkat dua besar klasemen medali SEA Games 2025.

Erick Thohir: Indonesia Raya Terus Menggema

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet Indonesia yang berhasil memenuhi target emas.

“Alhamdulillah Indonesia sukses menembus target 80 emas. Ini semua berkat perjuangan para atlet yang gigih, dan tak kenal menyerah. Terima kasih, kalian adalah pahlawan olahraga yang membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya terus berkumandang dari arena ke arena SEA Games,” kata Menpora Erick.

Erick juga mengapresiasi kerja keras para ofisial dan federasi yang terus mendampingi atlet sejak persiapan hingga pertandingan.

“Kemudian juga terima kasih untuk para official, serta para ketua umum federasi yang selama masa persiapan sampai pelaksanaan SEA Games selalu bersama para atlet terus memberikan motivasi,” ujarnya.

Indonesia Jaga Tradisi Elit Non-Tuan Rumah

Dengan capaian ini, Indonesia kembali menorehkan catatan positif sebagai negara non-tuan rumah yang mampu bertahan di peringkat dua klasemen SEA Games.

“Kita juga bersyukur kita menempati peringkat kedua sampai saat ini, di mana setelah tahun 1995, saat kita tidak menjadi tuan rumah, kita hanya bisa maksimal ada di ranking tiga,” ujar Erick.

“Artinya kita merangkai kembali sejarah baru catatan baik Indonesia di pentas olahraga Asia Tenggara seperti pesan Bapak Presiden,” imbuhnya.

Keran Emas Terbuka Sejak Pagi

Sejak Kamis pagi, laju emas Indonesia sudah dimulai dari berbagai cabang olahraga. Triathlon menjadi pembuka melalui trio Eva Desiana, Martina Ayu Pratiwi, dan Zahra Bulan Aprilia Putri. Tambahan emas juga datang dari mixed team relay duathlon.

Cabang panahan menyumbang dua emas penting lewat women’s team compound dan women’s individual compound.

Sementara itu, perahu naga tampil dominan dengan dua emas dari nomor men small boat 200 meter dan mixed small boat 200 meter.

Medali emas ke-79 dipersembahkan oleh Dea Salsabila Putri dari modern pentathlon, sebelum akhirnya target 80 emas dipastikan oleh kabaddi putri.

Fokus Berikutnya: Asian Games 2026

Menpora Erick mengingatkan agar keberhasilan di SEA Games tidak membuat Indonesia larut dalam euforia.

“Kita boleh berbangga atas pencapaian kita saat ini. Tapi jangan tenggelam dalam euforia. Kita harus segera kembali rapatkan barisan, kembali fokus dan jalani pemusatan latihan untuk kembali berjuang di Asian Games 2026,” pungkas Erick.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#tim indonesia #Erick Thohir #Panahan Indonesia #Indonesia 80 Emas #SEA Games 2025 #Kabaddi Putri #Asian Games 2026 #klasemen medali sea games #Perahu Naga Indonesia