JAKARTA – Hoki Alter Ego Esports berlanjut di M7 World Championship.
El Familia merebut kemenangan game 1 pada Day 5 Match 12 lawan Team Liquid PH di semifinal lower bracket, Sabtu (24/1/2026) pukul 15.00 WIB.
Pertandingan digelar di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, dan menjadi titik penentuan nasib terakhir Indonesia di M7.
Alter Ego datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Team Spirit dengan skor 3-1 pada Jumat (23/1).
Agresivitas El Familia sejak Swiss Stage menjadi ciri khas permainan mereka, meski sebelumnya sempat turun ke lower bracket usai kalah 1-3 dari Aurora PH.
Di sisi lain, Team Liquid PH tampil sebagai “pembunuh raksasa” di jalur bawah. Juara MPL Filipina Season 16 itu menyingkirkan ONIC Esports (3-1) dan Aurora Turkiye (3-1) secara beruntun. Kehadiran pemain bintang seperti KarlTzy dan OHEB membuat TLPH menjadi lawan paling berbahaya di fase ini.
Game 1 AE vs Team Liquid: El Familia Mengamuk Sejak Early Game
Game pertama dimainkan di map Dangerous Grass. Alter Ego langsung tampil agresif, memaksa Team Liquid bermain defensif sejak awal laga.
First blood diamankan Alter Ego, disusul penguasaan Turtle pertama pada menit 02.30. El Familia unggul 2-0 kill dan terus menekan lewat invasi jungle yang rapi.
Memasuki menit kelima, point kill melebar menjadi 8-3. Nino dan kawan-kawan tampil dominan di early game, sementara aksi Yazukee menjadi pembeda dalam setiap team fight. Keunggulan gold Alter Ego menembus 4 ribu dengan point kill 12-4.
Tekanan tak berhenti. Turtle kembali diamankan tanpa perlawanan berarti pada menit ketujuh.
Hero Uranus milik Nino membuat Team Liquid kesulitan menembus lini depan Alter Ego.
Triple Kill Yazukee dan Lord Jadi Titik Balik
Momentum krusial terjadi saat perebutan Lord pertama. Team fight dimenangkan Alter Ego, diwarnai triple kill Yazukee yang langsung membuka jalan set-up Lord.
Tempo sepenuhnya dikuasai El Familia. Meski sempat terpukul mundur oleh inisiasi Sanji pada menit ke-12, Alter Ego tetap menjaga disiplin permainan.
Double kill berujung wipe out terjadi pada menit ke-13. Selisih gold melebar hingga 9 ribu, papan skor kill menunjukkan 27-11.
Alter Ego akhirnya menutup game pertama pada menit 15.20 setelah dua kali wipe out beruntun, memastikan kemenangan telak dan unggul 1-0 atas Team Liquid PH.
Yazukee menjadi MVP dengan hero Joy.
Langkah Awal Menuju Final Lower Bracket
Kemenangan di game pertama memperkuat kepercayaan diri Alter Ego di semifinal lower bracket M7.
El Familia menunjukkan kombinasi agresivitas early game, kontrol objektif, dan eksekusi team fight yang rapi.
Jika mampu mempertahankan momentum ini, Alter Ego berpeluang melangkah ke final lower bracket dan menjaga mimpi Indonesia tetap hidup di panggung M7 World Championship 2026.
Editor : Ockta Prana Lagawira