Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

33 Tembakan Tak Sia-Sia, Juventus Bangkit Dramatis Lawan Lazio

Andi Chorniawan • Senin, 9 Februari 2026 | 08:49 WIB

 

Juventus berhasil mengejar ketertinggalan 2 gol melawan Lazio.
Juventus berhasil mengejar ketertinggalan 2 gol melawan Lazio.

Jawa Pos Radar Madiun – Juventus menunjukkan mental tahan banting saat menjamu Lazio di Allianz Stadium, Senin (9/2) dini hari WIB.

Sempat tertinggal dua gol, Bianconeri tetap bermain dengan kepala dingin hingga akhirnya memaksakan hasil imbang 2-2.

Laga ini menjadi ujian penting bagi Juventus karena tekanan setelah kalah telak dari Atalanta di Coppa Italia.

Lazio Efektif, Juventus Terus Menekan

Meski datang dengan kondisi skuad tidak ideal, Lazio justru mampu mencuri momentum lebih dulu.

Tim asuhan Maurizio Sarri bermain rapi, sabar, lalu memanfaatkan peluang secara efisien.

Dua gol Lazio dicetak oleh Pedro dan Gustav Isaksen. Skor 0-2 sempat membuat Juventus berada di titik terendah, terutama karena mereka sebenarnya menguasai pertandingan.

Namun, Juventus tidak terpancing panik.

33 Tembakan Jadi Bukti Juventus Tak Kehilangan Arah

Juventus tampil dominan sepanjang laga. Mereka mencatatkan total 33 tembakan, angka yang menggambarkan betapa agresifnya permainan tuan rumah.

Bedanya, dominasi itu tidak berubah menjadi permainan terburu-buru.

Juventus tetap menyerang dengan struktur, terus menekan, dan menjaga tempo agar tidak kehilangan kontrol. Pada momen inilah mental “anti panik” terlihat jelas.

McKennie dan Kalulu Jadi Penyelamat

Perlawanan Juventus dimulai lewat gol Weston McKennie. Sundulannya membuka kembali peluang tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.

Saat pertandingan memasuki menit akhir dan Lazio mulai bertahan total, Juventus terus menekan hingga akhirnya Pierre Kalulu muncul sebagai penyelamat.

Bek asal Prancis itu mencetak gol dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-2, sekaligus menyelamatkan Juventus dari kekalahan di kandang sendiri.

Spalletti Puji Karakter Juventus 

Usai pertandingan, pelatih Juventus Luciano Spalletti menilai hasil ini lebih dari sekadar satu poin.

Ia melihat pertandingan melawan Lazio sebagai pembuktian karakter.

Spalletti menyebut Juventus mampu tetap tenang meski keadaan tidak memihak.

“Kami harus hidup dalam tekanan, itulah nikmatnya sepak bola. Karakter terlihat ketika semuanya salah dan Anda tetap butuh kepala dingin untuk memilih keputusan,” kata Spalletti.

Risiko Kesalahan Adalah Bagian dari Gaya Main

Dalam laga seperti ini, Juventus memang membuat beberapa kesalahan individu yang berujung peluang bagi Lazio. 

Namun, Spalletti tidak ingin pemainnya dihantam kritik berlebihan. Ia menegaskan Juventus memang bermain agresif, dan agresivitas selalu membawa risiko.

“Mempercepat tempo bukan berarti menjadi kacau balau,” tegasnya. (cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#lazio #luciano spalletti #Juventus #imbang