Jawa Pos Radar Madiun - Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Melainkan, duel balas dendam yang sudah disimpan lama oleh pasukan Serigala Ibu Kota.
Roma punya alasan kuat untuk tampil lebih agresif. Pada pertemuan pertama musim ini, AS Roma secara mengejutkan tumbang dengan skor 0-1.
Kekalahan tersebut menjadi luka yang belum sembuh, sekaligus pemantik ambisi besar untuk membalas.
Hal itulah yang diterawang oleh Mbah Sakat. Bahwa, Roma punya ambisi besar, hingga Cagliari berada dalam ancamana.
Ramalan Mbah Sakat Laga AS Roma vs Cagliari
Peramal sepak bola, Mbah Sakat, menyebut Roma akan bermain dengan intensitas tinggi sejak menit awal.
Menurutnya, Roma tak ingin mengulang kesalahan seperti di pertemuan pertama.
“Roma ini ambisinya besar. Mereka tidak lupa pertemuan pertama. Itu kekalahan yang bikin panas,” ujar Mbah Sakat.
Mbah Sakat menilai Roma bakal menekan lebih cepat, memaksa Cagliari bertahan dalam waktu lama, dan memburu gol pembuka secepat mungkin.
Jika biasanya Roma bisa bermain lebih sabar, maka kali ini Mbah Sakat melihat situasinya berbeda. Roma akan bermain dengan emosi, namun tetap terarah.
“Ini duel balas dendam. Serigala Roma akan mengamuk, tapi tetap terarah. Mereka tidak mau kecolongan lagi,” lanjut Mbah Sakat.
Roma diyakini tidak akan memberi ruang kepada Cagliari untuk mengembangkan permainan.
Setiap serangan balik lawan diprediksi langsung dipatahkan sejak lini tengah.
Mbah Sakat menyebut Cagliari berpotensi terkunci oleh tekanan Roma.
Tim tamu diperkirakan hanya bisa bertahan dan berharap pada peluang serangan balik.
Namun, Roma dinilai sudah belajar dari pertemuan pertama. Mereka diprediksi menutup celah yang sebelumnya menjadi pintu kekalahan.
Dalam penerawangannya, ini prediksi skor AS Roma vs Cagliari.
Mbah Sakat melihat AS Roma akan menang dengan margin meyakinkan.
Dia menyebut laga ini bakal menjadi panggung balas dendam Roma.
“Saya lihat Roma menang 3-0. Ini malamnya Roma, bukan malamnya Cagliari,” tegas Mbah Sakat.
Prediksi tersebut menggambarkan Roma tidak hanya ingin menang, tetapi ingin menang dengan cara meyakinkan dan tanpa memberi kesempatan lawan bernapas. (den)
Editor : Deni Kurniawan