Jawa Pos Radar Madiun – Rekrutan anyar Juventus, Emil Holm, langsung memasang target tinggi di klub barunya.
Bek sayap asal Swedia yang baru mendarat di Turin pada deadline day bursa transfer Januari ini secara terbuka menyatakan keinginannya untuk dipermanenkan oleh I Bianconeri.
Holm bergabung dengan Juventus dengan status pinjaman awal. Kesepakatan tersebut mencakup opsi pembelian permanen senilai 15 juta euro ditambah bonus 3 juta euro.
Sebagai bagian dari kesepakatan transfer di hari yang sama, Juventus meminjamkan Joao Mario ke Bologna.
Tidak ingin sekadar "numpang lewat", Holm bertekad memberikan performa terbaiknya di sisa musim ini agar manajemen Juventus bersedia mengaktifkan klausul pembeliannya di akhir musim.
"Semua rekan setim saya, pelatih, dan staf telah membantu saya merasa menjadi bagian dari grup. Target saya adalah untuk tetap di sini hingga setelah musim panas," tegas Holm.
Koneksi Unik dengan Luciano Spalletti
Adaptasi Holm di Turin berjalan cukup mulus berkat pelatih Luciano Spalletti.
Ternyata, sang allenatore sudah lama memantau perkembangan Holm, bahkan sejak sang pemain masih berseragam Spezia.
Holm mengungkapkan fakta unik mengenai koneksinya dengan sang pelatih.
"Dia (Luciano Spalletti) memberi tahu saya bahwa istrinya berasal dari Spezia, jadi dia menonton banyak pertandingan ketika saya berada di sana," ungkap Holm.
Meski belum banyak berbincang secara mendalam, Holm merasa hubungannya dengan Spalletti sejauh ini berjalan sangat baik.
Ia berjanji akan memberikan 100 persen kemampuannya untuk membantu tim.
Baca Juga: Kasus SPPG Rumah Walet di Ponorogo, Dinkes Ikut Kena Semprit Gara-Gara Satu Masalah Paling Krusial
Tatap Derby d'Italia Kontra Inter
Ujian sesungguhnya bagi Holm dan Juventus akan tersaji pada akhir pekan ini, tepatnya Minggu (15/2).
Juventus dijadwalkan menghadapi rival abadi mereka, Inter Milan, dalam laga bertajuk Derby d'Italia.
Laga Inter vs Juventus sangat krusial mengingat Nerazzuri saat ini berada di puncak klasemen Serie A.
Holm melihat pertandingan ini sebagai kesempatan emas untuk memangkas jarak poin.
"Jika kami menang, kami akan sedikit memperbaiki posisi di klasemen. Namun, musim ini masih panjang. Jika kami memenangkannya, tentu saja ini adalah kesempatan yang bagus," ujarnya.
Sebagai seorang bek sayap (wing back), Holm menyadari tuntutan tinggi dalam laga besar seperti ini.
Ia berjanji akan bekerja keras di lapangan, mempelajari hal-hal baru setiap hari, dan memberikan kontribusi maksimal bagi Si Nyonya Tua. (naz)
Editor : Mizan Ahsani