Jawa Pos Radar Madiun - Gianluca Prestianni memastikan tetap berangkat ke Madrid dan siap dimainkan jika dibutuhkan José Mourinho.
Keputusan itu diambil meski dirinya dan keluarga dikabarkan menerima ancaman pasca-insiden yang terjadi sebelumnya.
Pemain muda asal Argentina tersebut mengaku tak gentar menghadapi atmosfer panas di Santiago Bernabeu.
Ia menilai tekanan tinggi sudah menjadi bagian dari perjalanan kariernya sejak memulai debut profesional di Argentina yang sarat rivalitas.
Di tengah sorotan publik, Prestianni juga telah memberikan klarifikasi resmi kepada UEFA terkait investigasi dugaan pelecehan rasial terhadap Vinícius Jr.
Dalam penjelasannya, ia menyebut kata yang diucapkan adalah “maricón”, hinaan bernada homofobia dalam bahasa Spanyol, bukan “mono” yang berarti “monyet” dan berkonotasi rasial.
Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan UEFA.
Belum ada keputusan final yang diumumkan. (her)
Editor : Hengky Ristanto