Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Moto3 Brasil Digelar di Sirkuit Baru, Veda Ega Pratama Punya Kans Kuat Naik Podium di Goiania

Mizan Ahsani • Jumat, 13 Maret 2026 | 09:12 WIB

Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna di Goiania, Brasil.
Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna di Goiania, Brasil.

Jawa Pos Radar Madiun - Usai mengguncang seri pembuka Moto3 Thailand dengan finis di posisi kelima (P5), ekspektasi publik terhadap Veda Ega Pratama kian melambung.

Pertanyaan besarnya, akankah rider Honda Team Asia asal Gunungkidul tersebut mampu naik podium di Moto3 Brasil pada 20-22 Maret mendatang?

Melihat peta persaingan di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, ada beberapa faktor krusial yang menentukan peluang Veda mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.

Baca Juga: Viral Link DANA Kaget Rp 339 Ribu Jelang Lebaran 2026, Awas Jangan Asal Klik! Simak Tips Aman Klaim Saldo DANA Gratis

1. Karakteristik Sirkuit Baru

GP Brasil 2026 adalah debut bagi sirkuit Goiania dalam kalender MotoGP.

Meski sirkuit ini pernah digunakan pada akhir 1980-an, namun untuk grid saat ini, trek sepanjang 3,835 km tersebut sepenuhnya baru bagi semua pembalap.

Di sirkuit baru, pengalaman tahunan pembalap senior tidak terlalu mendominasi. Veda memiliki kemampuan adaptasi yang sangat cepat, seperti yang ia tunjukkan saat melibas Buriram.

Siapa pun yang paling cepat menemukan ritme di 14 tikungan Goianiaselepas start, dialah yang akan memimpin.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bidik Podium Moto3 Brasil: Modal P5 di Thailand, Adaptasi Tepat Jadi Kunci

2. Siasat Adaptasi vs Pengalaman Marc Marquez

Sejarah mencatat bahwa Marc Marquez adalah raja sirkuit baru dengan empat kemenangan perdana (COTA, Argentina, Thailand, dan Hungaria).

Namun, di kelas Moto3 yang sangat kompetitif, jarak antar pembalap sangat tipis.

Veda sendiri telah menyatakan bahwa fokus utamanya adalah mengingat kembali sensasi kompetisi di Thailand untuk diterapkan pada karakteristik teknis Goiania.

Baca Juga: Hasil Swiss Open 2026 Ganda Putra: Leo/Bagas Dijegal Murid Herry IP Penakluk Rian/Rahmat

3. Faktor Cuaca Tropis Goiania

Goiania memiliki iklim tropis yang sulit ditebak. Musim hujan di Brasil bisa menciptakan drama di lintasan.

Veda, yang terbiasa berlatih di iklim tropis Indonesia, memiliki ketahanan fisik yang baik terhadap panas dan kelembapan.

Jika hujan turun, ini akan menjadi ujian nyali sekaligus peluang bagi Veda untuk menyodok ke depan.

Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2026, Pertamina Prediksi Konsumsi BBM di Madiun Raya Naik 15 Persen

4. Belajar dari Manajemen Ban di Buriram

Pada debutnya di Thailand, Veda mengakui sempat kesulitan dengan manajemen ban di lap-lap akhir.

Jika Honda Team Asia berhasil menyempurnakan set-up motor untuk menjaga keawetan ban di aspal Goiania yang baru diperbarui, podium bukan lagi sekadar mimpi.

Dengan status sirkuit yang asing bagi semua orang, level persaingan akan dimulai dari titik nol.

Jika Veda mampu menjaga konsistensi seperti di Buriram dan tampil lebih tenang dalam manajemen ban, peluang untuk melihat pebalap Indonesia di podium Moto3 Brasil terbuka lebar.

Jangan lewatkan aksinya di Moto3 Brasil mulai 20 hingga 22 Maret mendatang! (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#moto3 thailand #Honda Team Asia #Goiania #veda ega pratama #Moto3 Brasil #sirkuit baru #Hasil