Jawa Pos Radar Madiun - Ambisi besar diusung tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam menatap babak Final Four Proliga 2026.
Meski kompetisi memasuki bulan suci Ramadan, Annie Mitchem dan kawan-kawan memilih untuk tetap menjalani latihan intensif guna menjaga performa dan soliditas tim.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan.
Dari empat tim putri yang berhasil menembus Final Four tahun ini, hanya Gresik Phonska Plus yang tercatat belum pernah merasakan naik podium juara pertama sepanjang sejarah Proliga.
Ujian Lawan Raksasa Berpengalaman
Misi pecah telur Gresik musim ini dipastikan tidak akan mudah. Mereka harus berhadapan dengan tiga tim yang memiliki tradisi juara sangat kuat.
Jakarta Electric PLN Mobile adalah penguasa gelar dengan 6 kali juara.
Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro mengoleksi 3 gelar juara, sama dengan Jakarta Popsivo Polwan.
Baca Juga: Moto3 Brasil Digelar di Sirkuit Baru, Veda Ega Pratama Punya Kans Kuat Naik Podium di Goiania
Modal Solid Selama Babak Reguler
Meski menyandang status sebagai satu-satunya tim tanpa gelar juara di babak empat besar, statistik performa Shella Bernadetha dkk tidak bisa diremehkan.
Sepanjang Putaran I dan II, tim asuhan Coach Lodi ini hanya menelan dua kekalahan, yakni saat menghadapi Jakarta Livin Mandiri dan Jakarta Popsivo Polwan.
Baca Juga: Dominasi Penuh di Proliga 2026, Jakarta LavAni Cari Lawan Sepadan di Final Four
Kekalahan tersebut terjadi saat Seri Malang di GOR Ken Arok, di mana saat itu kekuatan tim pincang karena absennya pemain kunci Oleksandra Bytsenko serta sang pelatih.
Kini, dengan skuat yang kembali lengkap dan latihan tanpa jeda di bulan puasa, Gresik Phonska Plus diyakini mampu berbicara banyak.
Lawan terberat sudah mengintai.
Mereka adalah Jakarta Pertamina Enduro, yang dikenal memiliki komposisi pemain yang sangat berpengalaman di fase gugur, salah satunya Megawati hangestri. (naz)
Editor : Mizan Ahsani