alexametrics
29.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

TAG:

ruang satu

Semangat Kemerdekaan, Semangat Melayani

SAYA suka dengan tagline Hari Kemerdekaan Ke-77 Republik Indonesia. Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat. Ini sangat mewakili kondisi saat ini. Kondisi di mana kita sedang berupaya pulih dari terjangan pandemi Covid-19.

Banjir Manusia

RANGKAIAN peringatan Hari Jadi Ke-104 Kota Madiun akhirnya selesai. Peringatan ditutup meriah dengan gelaran Madiun Lawu Challenge. Terakhir Minggu (17/7) kemarin dengan gelaran criterium.

Semarak Hari Jadi

HARI jadi Kota Madiun masih 20 Juni mendatang. Tetapi semaraknya sudah terasa dari sekarang. Peringatan hari jadi tahun ini memang berbeda. Kita sudah diberikan kelonggaran-kelonggaran.

Afirmasi Produk Lokal

ADA pertemuan penting pada akhir pekan kemarin. Seluruh kepala daerah tingkat dua dengan wilayah berbentuk kota bertemu. Daerah tingkat dua memang memiliki asosiasi tersendiri.

Kakek-Nenek Asuh

COVID-19 memang bisa dibilang mereda. Sudah tidak ada kasus aktif di kota kita sejak beberapa waktu lalu. Pemerintah pusat juga telah memberikan kelonggaran-kelonggaran. Masyarakat diperbolehkan melepas masker saat berada di luar ruang tetapi dalam posisi tidak berkerumun.

Tancap Gas Pembangunan

DAYA tarik suatu daerah bisa dari mana saja. Mungkin fisiknya, mungkin alamnya, atau bisa juga dari masyarakatnya. Kita tengah memaksimalkan itu semua. Potensi alam mungkin tidak banyak yang bisa dikembangkan.

Pahlawan Bisnis Center

LEBARAN ini sudah boleh mudik. Ini memang dirindukan masyarakat. Setidaknya, sudah dua kali Lebaran tidak diperkenankan mudik. Tak heran, masyarakat menyambut dengan gembira. Pemerintah juga harus mempersiapkan segala sesuatunya.

Gas Ekonomi Lagi

SUASANA Lebaran 1443 Hijriyah masih terasa kental. Orang-orang berlalu lalang untuk bersilaturahmi. Di Lebaran ini, kita memang diperbolehkan untuk bermaafan secara langsung.

Semarak Lebaran

KURANG sepekan lagi, kita yang beragama muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Lebaran kali ini terasa berbeda. Kita nyaris bisa merayakan Lebaran seperti sebelumnya. Sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Bazar Murah Ramadan

HAMPIR setiap hari saya keliling dari masjid ke masjid. Sehari bisa dua kali. Seperti Jumat (8/4) kemarin. Siangnya saya salat Jumat di Masjid Darul Mawa, Kelurahan Nambangan Lor. Malamnya saya ikut salat Isya dan Tarawih di Masjid Nurjanah, Kelurahan Patihan. Safari Ramadan sudah biasa dilakukan.

Berita Terbaru

/