Jawa Pos Radar Madiun – Yogyakarta selalu punya cara membuat siapa pun jatuh hati. Bukan hanya untuk liburan bersama teman atau keluarga, Kota Gudeg juga ramah bagi solo traveler yang ingin menjelajah sendirian.
Namun, bepergian sendiri tentu butuh persiapan ekstra.
Agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan penuh pengalaman berkesan, berikut tujuh tips solo traveling ke Yogyakarta yang patut diperhatikan.
1. Susun Itinerary, Jangan Asal Jalan
Jogja punya banyak destinasi menarik, mulai dari Malioboro, Keraton, hingga kawasan pantai selatan. Tanpa perencanaan, waktu bisa habis di jalan.
Kelompokkan tempat wisata berdasarkan lokasi agar perjalanan lebih efisien dan tidak melelahkan.
2. Pilih Penginapan di Pusat Kota
Untuk solo traveler, lokasi penginapan sangat menentukan. Area Malioboro, Tugu, atau Prawirotaman bisa menjadi pilihan karena dekat ke banyak destinasi dan mudah akses transportasi.
Selain itu, kawasan tersebut relatif aman dan ramai hingga malam hari.
3. Manfaatkan Transportasi Online atau Sewa Motor
Jika ingin fleksibel, menyewa motor bisa jadi solusi praktis. Namun pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan gunakan helm standar.
Alternatif lainnya adalah transportasi online yang mudah diakses hampir di seluruh wilayah kota.
Baca Juga: Giliran BTR Rachel Disorot soal Whip Pink, Berdalih Hanya Koleksi karena Bentuk Lucu: Netizen Geram!
4. Datang Lebih Pagi ke Tempat Wisata
Candi Prambanan, Hutan Pinus Mangunan, hingga Pantai Parangtritis akan lebih nyaman dikunjungi saat pagi hari.
Selain lebih sepi, cahaya matahari pagi juga membuat hasil foto lebih maksimal.
5. Jangan Abaikan Keamanan Pribadi
Meski dikenal sebagai kota yang ramah, tetap waspada terhadap barang bawaan. Gunakan tas anti-maling atau tas kecil yang selalu dalam pengawasan.
Simpan uang dan dokumen penting di tempat terpisah untuk menghindari risiko kehilangan.
6. Jelajahi Kuliner Lokal Seorang Diri
Solo traveling justru memberi kebebasan mencoba kuliner sesuka hati. Nikmati gudeg legendaris, sate klathak, atau kopi khas Jogja tanpa harus menyesuaikan selera orang lain.
Banyak warung makan di Jogja yang nyaman untuk makan sendiri.
7. Tetap Terhubung dan Percaya Insting
Bagikan lokasi kepada keluarga atau teman terdekat selama perjalanan. Jika merasa tidak nyaman di suatu tempat, jangan ragu untuk pergi.
Percaya pada insting diri sendiri adalah kunci utama saat bepergian sendiri.
Solo traveling ke Yogyakarta bukan sekadar perjalanan, tetapi pengalaman menemukan sudut kota sekaligus mengenal diri sendiri. Dengan persiapan yang matang, liburan sendirian di Jogja bisa menjadi momen yang justru paling berkesan. (*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani