Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bus Sugeng Rahayu Terjun ke Sungai di Nganjuk, Begini Kronologi Kecelakaan yang Libatkan Truk Fuso

Tim Content Writer Radar Madiun • Minggu, 5 Juli 2026 | 21:36 WIB
Bus Sugeng Rahayu Terjun ke Sungai (Batas Media 99)
Bus Sugeng Rahayu Terjun ke Sungai (Batas Media 99)

Jawa Pos Radar Madiun - Bus yang dipenuhi puluhan penumpang mendadak kehilangan kendali setelah terlibat tabrakan di atas jembatan.

Dalam hitungan detik, kendaraan itu terjun ke sungai hingga terbalik, memicu kepanikan di dalam kabin.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi meski sejumlah orang mengalami luka-luka.

Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Terjadi di Jembatan Paron Nganjuk

Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan Bus Sugeng Rahayu dan truk Fuso terjadi di kawasan

Jembatan Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (4/7/2026) siang. 

Benturan keras membuat bus bernomor polisi W 7571 UP tersebut keluar dari jalur dan terjun ke aliran sungai hingga posisinya terbalik.

Baca Juga: Dari Kesetaraan hingga Perlawanan terhadap Pelecehan, Ini Alasan Perempuan Menjadi Feminis

Insiden ini langsung menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan karena bus yang membawa puluhan penumpang mengalami kerusakan cukup parah setelah jatuh dari jembatan.

Kronologi Kecelakaan Menurut Kesaksian Kondektur

Kondektur Bus Sugeng Rahayu, Herman, menjelaskan bahwa kendaraan yang dikemudikan Bambang saat itu melaju dari arah timur menuju barat dalam kondisi normal.

Namun, ketika melintas di atas jembatan, sebuah truk Fuso bernomor polisi S 9687 UR yang datang dari arah berlawanan diduga memasuki lajur kanan.

Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat sopir bus tidak memiliki cukup ruang untuk menghindari tabrakan.

Benturan tersebut menyebabkan bus terdorong keluar pembatas jembatan sebelum akhirnya jatuh ke sungai dan terbalik dengan posisi atap berada di bawah.

Puluhan Penumpang Sempat Panik di Dalam Bus

Sesaat setelah bus terjun ke sungai, suasana di dalam kendaraan berubah mencekam.

Herman mengungkapkan sekitar 40 penumpang berteriak histeris karena tubuh mereka saling bertumpuk di bagian depan kabin akibat benturan keras.

Baca Juga: SATRIA-1: Satelit Raksasa yang Diam-Diam Mengubah Wajah Internet Indonesia di Wilayah 3T

Meski kondisi bus rusak berat, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat sehingga tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Polisi: Puluhan Korban Jalani Perawatan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, menyampaikan seluruh korban yang mengalami luka langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Rinciannya sebagai berikut:

Petugas masih melakukan pendataan terhadap seluruh korban serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Proses Evakuasi Sempat Picu Kemacetan

Evakuasi kendaraan berlangsung selama beberapa jam dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kepadatan dari kedua arah.

Baca Juga: Di Balik Gemerlap Industri Nikel, Warga Kabaena Berjuang Bertahan Hidup

Petugas gabungan akhirnya berhasil mengurai kemacetan sekitar pukul 14.30 WIB setelah truk Fuso berhasil dipindahkan dari badan jalan.

Sementara itu, Bus Sugeng Rahayu masih berada di dasar sungai hingga alat berat didatangkan untuk mengangkat bangkai kendaraan dari lokasi kejadian.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dugaan awal mengarah pada truk Fuso yang memasuki jalur berlawanan sebelum bertabrakan dengan bus,

namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#Truk Fuso #Kecelakaan Nganjuk #Jembatan Paron #Bus Sugeng Rahayu