DEWI RATIH atau Dewi Kamaratih adalah putri Batara Soma, putra Sanghyang Pancaresi yang berarti keturunan Sanghyang Wening, adik Sanghyang Wenang.
Dewi Ratih menikah dengan Bathara Kamajaya, putra kesembilan Sanghyang Ismaya dengan Dewi Senggani.
Ia tinggal di Kahyangan Cakrakembang.
Dewi Ratih berwajah sangat cantik, memiliki sifat dan perwatakan setia dan penuh cinta kasih, murah hati, baik budi, sabar dan sangat berbakti terhadap suami.
Bersama suaminya Batara Kamajaya, suami-istri tersebut merupakan lambang kerukunan suami-istri di jagat raya.
Karena kerukunannya dan cinta kasihnya satu dengan yang lain.
Dewi Ratih pernah ditugaskan oleh Sanghyang Manikmaya untuk menurunkan Wahyu Hidayat.
Ditujukan kepada Dewi Utari, putra bungsu Prabu Matswapati raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yutisnawati/ Setyawati.
Wahyu Hidayat diturunkan sebagai pasangan Wahyu Cakraningrat yang diturunkan Batara Kamajaya kepada Raden Abimanyu/Angkawijaya, putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra.
Sebagaimana halnya para dewa lainnya, hidup Dewi Ratih pun bersifat abadi, tidak mengenal kematian. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani