Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Bambang Aswatama, Pendendam yang Kena Karma

Ki Damar • Minggu, 23 Juni 2024 | 02:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Bambang Aswatama (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Bambang Aswatama (RADAR MADIUN)

TOKOH wayang bernama Bambang Aswatama dikisahkan sebagai anak Durna dengan Dewi Wilotama.

Menariknya, Durna terpikat dengan ibu Aswatama ketika sang bidadari menjelma sebagai kuda.

Atas alasan itulah, anaknya diberi nama Aswatama (Aswa berarti kuda).

Sebenarnya, Aswatama bisa dikatakan sebagai seorang pendeta. Betapa tidak, ia anak dari Durna, sang guru Pandawa dan Kurawa.

Karena memihak kepada Astina, ia menjadi benci pada Pandawa yang merupakan musuh Astina.

Aswatama juga tak suka dengan Banowati yang dianggapnya sebagai musuh dalam selimut.

Sebab, meskipun Dewi Banowati merupakan permaisuri Prabu Suyudana, hatinya memihak Pandawa.

Aswatama lantas menaruh dendam pada Banowati.

Dalam Perang Baratayudha, Aswatama mengetahui segala tipu muslihat musuh.

Setelah perang berakhir, Aswatama berniat untuk membunuh kerabat Pandawa dengan menggali lubang menuju ke rumah mereka.

Aswatama saat itu melihat Dewi Banowati.

Tanpa berpikir panjang, ia langsung membunuh perempuan itu.

Di tempat yang sama, Aswatama melihat pula anak Angkawijaya, yakni Parikesit, yang saat itu masih bayi.

Aswatama begitu tega. Ia hendak membunuh bayi itu.

Si bayi menangis dengan kencang. Kakinya menendang panah Pasopati yang senaja diletakkan di dekatnya sebagai bentuk perlindungan.

Panah terpental, mengenai leher Aswatama hingga putus. Si bengis akhirnya mati terbunuh oleh bayi yang hendak ia habisi. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#astina #Pandawa #Durna #aswatama #Tokoh #Banowati #wayang