Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

LAKON WAYANG | Semar Maneges (5/Habis) - Janji untuk Teguh di Jalan yang Benar

Ki Damar • Rabu, 3 Juli 2024 | 03:30 WIB
Ilustrasi cerpen lakon wayang Semar Maneges (RADAR MADIUN)
Ilustrasi cerpen lakon wayang Semar Maneges (RADAR MADIUN)

BETAPA terkejutnya Ismaya ketika melihat cahaya redup itu adalah momongannya, Puntadewa.

Ismaya berusaha menyadarkannya. Setelah sadar, Ismaya menyuruh Puntadewa untuk bersabar.

Puntadewa yang masih dalam keadaan tak berdaya meminta bantuan pada sosok yang menjumpainya, tanpa mengetahui bahwa Hyang Ismaya sebenarnya adalah Semar.

Ismaya setuju membantu jika Puntadewa berjanji, ketika menjadi raja, harus menggandeng tangan rakyat dan tidak melupakan Kyai Semar.

Puntadewa menjelaskan bahwa dirinya sampai di sini dalam kondisi tak berdaya karena sedang mencari Kyai Semar.

Ismaya merasa terharu karena Puntadewa tidak melupakan dirinya.

Rupanya, Pandawa bukan melupakan Semar.

Tetapi, Pandawa takut Semar tidak nyaman dengan segala kemewahan sehingga membuat dia jauh dari mereka.

Ismaya lantas berjanji tidak akan menjauh dan meninggalkan Pandawa selama Pandawa masih berada di jalan yang benar dan memikirkan rakyat kecil.

"Karena pemimpin yang besar bukan karena kekuasaan, tapi karena bersatu dengan rakyatnya," kata Ismaya.

Puntadewa menyanggupi janji tersebut.

Tak lama kemudian, Ismaya menemui Dewamanik yang hampir membunuh Pandawa.

"Singkirkan tanganmu, Dewamanik!"

Melihat Ismaya, Dewamanik segera mengubah dirinya.

Ternyata, ia adalah Batara Guru.

"Jangan salah paham, Kakang Ismaya. Aku melakukan ini agar kamu masih percaya pada Pandawa, karena aku mendengar kidungmu di suatu malam," ujarnya.

"Itu membuat hatiku tergerak meyakinkanmu bahwa Pandawa masih bersamamu," sambung Batara Guru.

Ismaya tersenyum dan memeluk adiknya itu.

Ia lalu menyuruh Batara Guru kembali ke Suralaya.

Akhirnya, Ismaya kembali ke wadahnya, Semar. Keesokan harinya, Pandawa mengajak Semar ke istana untuk menjadi pamong Pandawa. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Puntadewa #cerpen #semar #Lakon #wayang