Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Prabu Watugunung, Perkasa di Hadapan Pasukan Kadewatan

Ki Damar • Senin, 8 Juli 2024 | 02:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Prabu Watugunung (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Prabu Watugunung (RADAR MADIUN)

PRABU Watugunung, yang waktu mudanya bernama Radite atau Jaka Wuduk, adalah putra Prabu Palindriya, raja Purwacarita. Ibunya bernama Dewi Sita.

Tokoh wayang ini masih keturunan Sanghyang Rudra.

Radite memiliki lima saudara seayah lain ibu.

Mereka di antaranya Anggara, Buda, dan Sukra (dari ibu Dewi Soma), Dewi Setyawati, dan Wukir (dari ibu Dewi Landep, adik Dewi Sita).

Karena kesaktiannya, Radite, yang juga dikenal sebagai Jaka Wuduk, berhasil menjadi raja negara Gilingwesi dengan gelar Prabu Watugunung setelah diusir oleh ibunya karena suatu peristiwa.

Tanpa sepengetahuan keduanya, ia kemudian menikahi ibunya sendiri, Dewi Sita, dan memiliki 19 anak.

Prabu Watugunung kemudian menyerang negara Purwacarita dan membunuh ayahnya sendiri, Prabu Palindriya.

Ia juga menikahi bibinya, Dewi Landep, dan memiliki 6 anak, serta menikahi Dewi Soma dan memiliki satu anak.

Atas permintaan Dewi Sita, Prabu Watugunung menyerang Suralaya untuk memperistri Dewi Sri.

Karena pasukan kadewatan tidak dapat mengalahkannya, Bathara Guru kemudian meminta bantuan Prabu Satmata, raja negara Medangkamulan.

Dalam pertempuran tersebut, akhirnya Prabu Watugunung tewas di tangan Prabu Satmata yang dibantu oleh putranya, Prabu Sri Mahapunggung.

Adapun Satmata sesungguhnya adalah penjelmaan Batara Wisnu, dan putranya sebenarnya adalah Batara Srigati. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Wisnu #Tokoh #wayang #batara #Watugunung