Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Batara Bremani, Memilih Turun ke Arcapada

Ki Damar • Rabu, 28 Agustus 2024 | 03:15 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Batara Bremani (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Batara Bremani (RADAR MADIUN)

BATARA Brahmanaresi atau Batara Bremani adalah putra kelima Sanghyang Brahma dengan permaisuri Dewi Sarasyati.

Ia memiliki empat saudara kandung, yaitu Batara Brahmanasa, Batara Brahmanasadewa, Batara Brahmanaraja, dan Batara Brahmanakanda.

Selain itu, tokoh wayang ini juga memiliki 16 saudara seayah dari ibu yang berbeda, yaitu Dewi Saci dan Dewi Rarasyati.

Di antara mereka yang terkenal adalah Dewi Bramanisri, yang dianugerahkan kepada Garuda Briawan dan menurunkan golongan Garuda.

Juga ada Dewi Dresanala, istri Arjuna, serta Dewi Bremani yang menikah dengan Prabu Banjaranjali dan menurunkan raja-raja Alengka termasuk Prabu Dasamuka.

Batara Brahmanaresi menikah dengan Dewi Srihuna, putri Sanghyang Wisnu dengan Dewi Pujayanti.

Ia menggantikan kakaknya, Batara Brahmanaraja, yang semula dijodohkan tetapi menolak.

Setelah Dewi Srihuna hamil dan diboyong ke Kahyangan Daksinageni, Batara Brahmanaraja jatuh cinta padanya.

Karena cintanya pada sang kakak, Dewi Srihuna menyerahkan diri kepada Batara Brahmanaraja dengan syarat menunggu hingga ia melahirkan.

Bayi yang lahir kemudian dibawa ke Kahyangan Untarasegara dan diberi nama Bambang Parikenan oleh Sanghyang Wisnu.

Setelah itu, Batara Brahmanaresi turun ke Arcapada dan hidup sebagai brahmana di pertapaan Paremana, salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#jin #Tokoh #wayang #batara