Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

LAKON WAYANG | Arjuna Lahir (4) - Nama untuk Putra Mahkota

Ki Damar • Sabtu, 2 November 2024 | 03:30 WIB
Ilustrasi kelahiran Abimanyu, sang putra Arjuna (AI GENERATED/CHAT GPT)
Ilustrasi kelahiran Abimanyu, sang putra Arjuna (AI GENERATED/CHAT GPT)

SEMENTARA itu di Mandura, Prabu Basudewa, Prabu Ugrasena, dan para bangsawan lainnya sudah berkumpul.

Melihat Dewi Badrahini yang sedang hamil tua, Pandu teringat pada istrinya, Kunti, yang juga dalam kondisi yang sama.

“Apa yang kau pikirkan, Pandu?” tanya Prabu Basudewa.

“Tidak ada, Kakang Prabu, aku hanya teringat istriku yang juga sedang hamil tua. Menurut perkiraan Eyang Abiyasa, hari ini adalah waktu kelahiran anakku,” kata Pandu.

“Aduh, dosaku besar sekali. Aku tidak tahu bahwa adik iparku, Kunti, akan segera melahirkan. Mengapa kau tidak memberitahuku lebih awal?” ujar Basudewa.

“Tidak apa-apa, Kakang Prabu. Jika memang Dewi Kunti melahirkan, pasti ada utusan yang akan datang mengabari,” jawab Pandu menenangkan.

“Gandamana, ada kabar dari Astina?” tanya Pandu kepada patihnya.

Sang raja tampak mulai resah.

“Nuwun sewu, Sinuwun, katingalipun dereng wonten pawarta saking Astina,” jawab Gandamana.

“Jika kau menunggu kabar, maka akulah yang datang membawa kabar itu,” ujar Resi Abiyasa dari kejauhan. Semua yang hadir merasa tersanjung dengan kehadiran Resi Abiyasa.

“Sembah sujud kami, Paman Panembahan,” ujar Basudewa.

“Duduklah, Anak Prabu. Aku kemari hanya ingin memberi nama bagi cucuku, anak Raja Astina yang baru saja lahir,” ungkap Abiyasa.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#basudewa #arjuna #Lakon #wayang #Pandu