BATARA Guru, yang juga dikenal sebagai Manikmaya, adalah ciptaan Sang Hyang Tunggal yang berasal dari cahaya gemerlapan.
Bersamaan dengan penciptaannya, ada cahaya kehitam-hitaman yang kemudian menjadi asal usul Ismaya atau Semar.
Pada suatu hari, Dewi Rekatawati melahirkan sebutir telur yang bersinar terang.
Dari telur itu, Sang Hyang Tunggal menciptakan tiga makhluk.
kulit telur menjadi Sang Hyang Maha Punggung yang sulung, putih telur menjadi Sang Hyang Ismaya, dan kuning telur menjadi Sang Hyang Manikmaya.
Setelah penciptaan, Sang Hyang Tunggal menugaskan dua saudara Manikmaya yang lebih tua untuk mengawasi umat manusia, khususnya para Pandawa.
Sementara Batara Guru diangkat menjadi pemimpin para dewa di kahyangan.
Meskipun tercipta sempurna, Sang Hyang Tunggal mengingatkan bahwa Manikmaya akan memiliki kelemahan fisik, termasuk lemah di kaki, belang di leher, bercaling, dan berlengan empat.
Batara Guru sangat menyesali sabda ini, tetapi akhirnya semuanya terjadi tepat seperti yang telah dikatakan Sang Hyang Tunggal.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani