Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lima Formasi Perang dalam Lakon Wayang Baratayudha: Nomor 5 Memakan Korban Abimanyu

Wawan Isdarwanto • Rabu, 18 Desember 2024 | 00:03 WIB
Ilustrasi formasi Cakrabyuha.
Ilustrasi formasi Cakrabyuha.

Jawa Pos Radar Madiun - Dalam lakon wayang Baratayudha dikenal sejumlah formasi perang yang melibatkan Pandawa vs Kurawa.

Beberapa di antaranya membutuhkan ribuan prajurit dan memiliki daya hancur dahsyat.

Berikut lima formasi perang dalam lakon wayang Baratayudha dirangkum dari berbagai sumber.

3. Gilingan Rata
Formasi perang ini terbilang paling mengerikan. Bentuknya menyerupai roda kereta yang menggelinding dengan dahsyat sehingga apapun yang dihadapi akan hancur berkeping-keping.

Perang dengan formasi ini membutuhkan tentara dengan jumlah besar dan mampu bergerak cepat.

4. Garuda Nglayang
Formasi Garuda Nglayang mengandalkan kekuatan pasukan yang besar.

Formasi ini pernah digunakan Pandawa pada perang Baratayudha. Arjuna sebagai paruh garuda, Drupada berada di kepala, Drustajumna di sayap kanan, Bima di sayap kiri, dan Setyaki di bagian ekor.

Baca Juga: Tokoh Wayang Wisanggeni Versi Jogja, Lebih Sakti dari Para Pahlawan Pandawa

5. Cakrabyuha
Formasi ini tersusun dari ribuan prajurit yang membentuk lingkaran besar berlapis-lapis yang rumit dan sangat sulit ditembus.

Abimanyu dari kubu Pandawa mampu mendobrak formasi ciptaan Resi Durna tersebut.

Dia berhasil membuat kerusakan di beberapa bagian Cakrabyuha. Namun, tidak tahu cara keluar dari formasi tersebut hingga akhirnya gugur setelah dikeroyok para kesatria Kurawa. (isd)

Editor : Wawan Isdarwanto
#perang #Lakon wayang #formasi #abimanyu #Baratayudha