Jawa Pos Radar Madiun - Raden Lesmana Widagda, yang lebih dikenal sebagai Laksmana, adalah adik Prabu Rama Wijaya yang mendampingi sang kakak dalam pengasingan di hutan Dandaka.
Sebagai tokoh yang setia dan berdedikasi, Laksmana tidak hanya mengikuti kakaknya karena terpaksa, tetapi karena penuh kecintaan dan kesetiaan yang mendalam.
Dalam satu peristiwa yang menegangkan, Dewi Sinta, istri Prabu Rama, melihat seekor kijang bertanduk emas dan sangat menginginkannya.
Rama pun berusaha menangkap kijang tersebut dan meminta Laksmana untuk menjaga Sinta selama ia pergi.
Namun, situasi berubah ketika Sinta mendengar suara yang mirip dengan Rama meminta tolong.
Meskipun Sinta mendesak Laksmana untuk mencari dan membantu Rama, Laksmana tetap yakin bahwa kakaknya, yang memiliki kemampuan luar biasa, tidak mungkin meminta bantuan hanya untuk menangkap kijang.
Pertukaran kata-kata yang memanas antara Sinta dan Laksmana mengungkapkan ketidakpercayaan Sinta terhadap niat Laksmana.
Sinta menuduh bahwa jika Rama mati, Laksmana mungkin memiliki niat untuk menjadikannya sebagai istri.
Tuduhan ini sangat melukai hati Laksmana, yang kemudian bersumpah tidak akan menikah atau menyentuh wanita lain selama hidupnya sebagai bukti kemurnian niatnya.
Ironisnya, suara yang didengar Sinta adalah tipuan Rahwana, raja Alengka, yang kemudian berhasil menculik Sinta, memicu serangkaian peristiwa yang akan membawa Lesmana dan Rama ke Alengka untuk penyelamatan besar.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani