Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lakon Wayang Burisrawa Gandrung Bagian 2, Cinta Sejati yang Diperjuangkan

Ki Damar • Jumat, 27 Desember 2024 | 02:30 WIB
Ilustrasi cerpen lakon wayang Burisrawa Gandrung
Ilustrasi cerpen lakon wayang Burisrawa Gandrung

"KANG Togog, kita harus berhati-hati, tetapi adilkah kita menjaga hati orang yang hatinya sudah tertuju pada lain?" Mbilung mengungkapkan rasa tidak setuju dengan sarannya.

Togog mencubit Mbilung, mengingatkannya untuk lebih bijaksana dalam menilai situasi.

"Kadang aku hanya bisa mengeluh melihat mereka yang dengan mudah mendapatkan cinta, membangun kepercayaan, mengumpulkan kasih," keluh Burisrawa.

"Tetapi pada akhirnya mengkhianati satu sama lain," sambungnya.

Dengan mata terpejam, Togog merenung atas kata-kata Burisrawa yang tampak sangat terluka.

"Jika saja aku bisa berbicara dengan orang yang menyakitkan hati orang lain, aku akan menjadi orang pertama yang mengingatkan mereka," kata Burisrawa.

"Mereka harus tahu bahwa cinta sejati yang diperjuangkan dengan keras tidak layak dikhianati," lanjutnya.

Togog, mencoba mencari solusi.

"Lalu, apa yang ingin Anda lakukan untuk membuktikan dan menunjukkan bahwa Raden Burisrawa benar-benar mencintai Dewi Ayu Wara Sembadra?"

Mendengar itu, Mbilung dengan semangat mencoba menyela.

"Kalau aku, untuk membuktikan cinta, aku akan membelikan emas, mobil, bahkan rumah untuknya."

Burisrawa tertawa mendengar usul Mbilung.

"Hahaha, kau pikir Subadra itu wanita yang seperti apa, Lung? Subadra adalah wanita yang tidak mudah terpesona oleh harta," ujarnya.

"Kamu juga tahu, semua kakaknya adalah raja. Bagaimana mungkin dia akan tergiur dengan harta yang sudah ia miliki tanpa harus meminta?" imbuh sang raksasa.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#burisrawa #raksasa #Lakon #wayang #togog