Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*
TERNYATA, Padmakesawa adalah Prabu Kresna, dan Darmasarana adalah Prabu Puntadewa.
Sementara itu, Dewi Mandamdari adalah Dewi Subadra, istri Arjuna.
"Jangan kejar aku lagi! Lelaki semua sama saja, tidak pernah puas dengan satu wanita," kata Subadra dengan kecewa.
"Jangan begitu, istriku. Aku sungguh mencintaimu. Aku mengejarmu tadi karena aku tahu itu kau, dan aku ingin menjelaskan semuanya," jawab Arjuna.
"Halah, itu hanya alasan. Kembalilah ke Kahyangan! Aku sadar bahwa aku sudah tua dan keriput. Berbeda dengan bidadari Kahyangan yang selalu muda," kata Subadra.
Prabu Kresna pun berkata, "Arjuna, kau selalu menduakan adikku. Kau tak pernah cukup dengan apa yang ada."
Puntadewa mencoba menasihati Arjuna.
"Arjuna, kau boleh berjasa kepada siapa saja. Namun, ketika kau menerima hadiah yang bertentangan dengan hati nuranimu, seharusnya kau menolaknya."
Arjuna sontak meminta maaf.
"Maafkan aku, Kakang Prabu. Aku silau dengan keindahan Kahyangan sehingga lupa tugasku sebagai satria. Aku sangat berterima kasih kepada kalian yang mengingatkanku."
Akhirnya, mereka kembali ke Amarta bersama, meskipun Subadra tetap cemberut.
Kita biarkan Arjuna memikirkan cara untuk merayu istrinya agar kembali ceria.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani