Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jalankan Takdir Dewata, Baladewa Memilih Tak Terlibat dalam Perang Baratayudha

Ki Damar • Minggu, 23 Februari 2025 | 00:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Baladewa
Ilustrasi tokoh wayang Baladewa

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar

PRABU Baladewa adalah kakak kandung Prabu Kresna, seorang raja Mandura yang terkenal dengan watak keras, mudah naik darah, tetapi juga memiliki sifat pemaaf dan bijaksana.

Sebagai putra sulung Prabu Basudewa, Baladewa memiliki pengaruh besar dalam dunia wayang, terutama dalam kisah Mahabharata versi Jawa.

Dalam perang besar Baratayudha, Baladewa tidak memihak Pandawa maupun Kurawa.

Ia sebenarnya memiliki hubungan darah dengan kedua belah pihak, tetapi tak memiliki alasan untuk membenci salah satu pihak.

Namun, Prabu Kresna, yang merupakan penasihat utama Pandawa, mengetahui bahwa kesaktian Baladewa terlalu besar.

Jika Baladewa ikut berperang, keseimbangan perang akan terganggu.

Oleh karena itu, Kresna membuat tipu muslihat untuk menjauhkan kakaknya dari medan perang.

Baladewa bukanlah satria biasa. Kesaktiannya setara dengan Kresna, bahkan lebih unggul dalam hal kekuatan fisik.

Ia memiliki senjata pusaka bernama Kyai Nenggala, sebuah senjata berbentuk bajak yang memiliki kekuatan luar biasa.

Ketika sampai di medan perang, Baladewa melihat bahwa Kurawa telah habis tanpa sisa, dan satu-satunya yang tersisa hanya Prabu Duryudana, yang saat itu sedang bertarung dengan Bima.

Baca Juga: Baladewa Memilih Tinggalkan Perang Baratayudha Padahal Sangat Sakti, Enggan Melawan Pandawa karena Hal Ini

Melihat Duryudana dipukul dengan tidak adil, Baladewa semakin geram dan menganggap Pandawa bertindak curang.

Namun, Kresna segera menenangkan kakaknya, mengatakan bahwa segala yang terjadi adalah keputusan para dewa.

Baratayudha harus berakhir sesuai takdir, dan Baladewa memang ditakdirkan untuk tidak ikut serta dalam perang ini.

Akhirnya, setelah mendengar penjelasan Kresna, Baladewa memilih kembali ke Mandura untuk menenangkan hatinya, meskipun tetap kecewa karena merasa dikhianati oleh adiknya sendiri.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#kurawa #Pandawa #baladewa #Kresna #Baratayudha #Tokoh #wayang