Jawa Pos Radar Madiun – Bukan Pat-jiu Kai-ong seorang yang tertarik dengan Sin Liong.
Kiam-mo Cai-li (Wanita Pandai Berpayung Pedang) juga ingin menguasai bocah ajaib yang kelak berjuluk Bu Kek Siansu tersebut.
Sepak terjang Kiam-mo Cai-li di dunia kangouw cukup menggiriskan.
Wanita ini dikenal dengan keindahan yang memikat dan kebengisan yang tak tertandingi.
Di balik senyum manisnya, tersembunyi ambisi, kelicikan, naluri dan haus darah yang menjadikannya salah satu sosok paling berbahaya di dunia hitam.
Sosok Misterius di Balik Julukan Kiam-mo Cai-li
Kiam-mo Cai-li, yang memiliki nama asli Liok Si.
Dia sebenarnya putri seorang sastrawan ternama.
Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan akademik.
Mempelajari sastra hingga menjadi seorang siucai, gelar untuk cendekiawan muda.
Namun, nasibnya berubah drastis ketika penyamarannya sebagai pria terbongkar.
Seorang pejabat tinggi yang terpikat oleh kecerdasannya mengambilnya sebagai selir.
Namun, di balik kehidupan istana yang penuh kemewahan, Liok Si memiliki ambisi lain.
Ia menggunakan pesonanya untuk mempelajari berbagai ilmu silat dari para pengawal istana.
Dia rela menawarkan kehangatan tubuhnya untuk ditukar dengan ilmu beladiri tingkat tinggi.
Ketika sang pejabat mengetahui perilaku aslinya, ia diusir dengan hina.
Namun, bukan Liok Si namanya jika menerima nasib begitu saja.
Ia lalu membunuh pejabat itu dan melarikan diri dengan membawa harta benda istana.
Dari sinilah, nama Kiam-mo Cai-li mulai mengguncang dunia persilatan.
Pesona Kecantikan yang Mematikan
Banyak orang terpesona oleh kecantikannya.
Meski telah berusia empat puluh tahun, Liok Si tetap tampak awet muda dengan kulit putih halus tanpa keriput.
Bibirnya merah ranum bak buah masak, berpadu dengan tatapan tajam yang menebar aura misterius sekaligus mengintimidasi.
Setiap pria yang menatapnya bisa saja terbuai, namun di balik pesonanya tersembunyi bahaya mematikan.
Pakaian mewah yang dikenakannya semakin mempertegas daya tariknya.
Jari-jarinya lentik dengan kuku panjang, melengkung, dan berwarna merah.
Menyerupai cakar harimau yang siap menerkam.
Ia selalu membawa sebuah payung hitam dengan gagang melengkung dan ujung runcing.
Bukan sekadar aksesori, payung itu menyimpan rahasia mematikan.
Namun, pesona yang dimilikinya hanyalah perangkap.
Siapa pun pria yang terjerat dalam pelukannya akan kehilangan seluruh tenaga hidupnya.
Liok Si menguasai ilmu hitam yang mampu menghisap energi lawannya hingga kering.
Kiam-mo Cai-li bukan sekadar wanita cantik, melainkan iblis dalam wujud manusia.
Keberadaannya menjadi mimpi buruk bagi banyak pendekar dan bangsawan.
Dengan kekuatan luar biasa dan ambisi yang tak terbendung, ia terus menjadi ancaman bagi siapa pun yang menghadangnya.
Baca Juga: Durasi KBM Siswa di Kota Madiun Dapat Diskon selama Ramadan, Pulang Setelah Salat Duhur Berjamaah
Ilmu Hitam dan Ambisi Kegelapan
Liok Si memiliki kecepatan gerakan yang luar biasa.
Namun, yang membuatnya lebih mengerikan adalah ilmu hitam yang ia kuasai.
Ia mempercayai bahwa dengan menghisap energi pria, kekuatannya akan semakin meningkat.
Kini, ia memiliki satu target utama: Sin Liong atau Sin-tong (bocah ajaib) yang diyakini memiliki energi sakti luar biasa.
Dengan menghisap kekuatan bocah ini, ia yakin akan mencapai puncak kesaktian dan menjadi penguasa dunia persilatan.
Demi mencapai tujuannya, ia tak ragu untuk melakukan perjalanan jauh ke Pegunungan Jeng-hoa-san, tempat di mana bocah ajaib itu berada.
Tak ada yang bisa menghalanginya.
Baca Juga: Peluang Investasi Menjanjikan, PNM Lelang 5 Bidang Tanah di Ngawi dengan Harga Kompetitif
Bermaskas di Rawa Bangkai
Meski sering berpindah tempat, Kiam-mo Cai-li memiliki markas rahasia yang terletak di Rawa Bangkai, daerah berbahaya di kaki Pegunungan Luliang-san.
Di sana, terdapat sebuah istana kecil yang dikelilingi oleh lumpur hisap dan pasir hidup.
Sebuah perangkap alami yang membuat tempat ini nyaris mustahil dimasuki.
Baca Juga: IShowSpeed Prediksi Final Liga Champions Pertemukan Liverpool vs Madrid, Tapi Los Blancos Kalah
Di istana itulah ia tinggal bersama para pengikut setianya, yang siap menjalankan perintahnya tanpa ragu.
Mampukah Kiam-mo Cai-li menggapai ambisinya?
Simak terus Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo di Dunia Kangouw hanya di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani