Jawa Pos Radar Madiun – Kisah di Gunung Seribu Bunga (Jeng Hoa San) belum berakhir.
Kepiawaian Pangeran Han Ti Ong menaklukkan tujuh pendekar sakti mengesankan hati Sin Liong.
Bocah ajaib (Sin Tong) yang kelak berjuluk Bu Kek Siansu ini kagum dengan kehebatan Sang Pangeran.
Pria gagah itu dengan mudahnya mengalahkan satu per satu pendekar sakti, tanpa membunuh.
Karena itu, Sin Liong ingin belajar silat dan kebijaksanaan dari Sang Pangeran.
1. Awal Pertemuan: Mengikuti Jejak Sang Pangeran
Sin Liong, yang mengikuti jejak Pangeran Han Ti Ong ke Gunung Seribu Bunga, akhirnya berhasil menemui Sang Pangeran.
Ketika melihat Sin Liong berlutut dan memohon dengan tulus agar diterima sebagai murid, Pangeran Han Ti Ong terhenti langkahnya.
Dengan penuh harapan, Sin Liong ingin belajar lebih banyak tentang ilmu silat dan kebijaksanaan dari Pangeran Han Ti Ong.
2. Latar Belakang Bocah Ajaib
Sin Liong kemudian menceritakan kisah hidupnya kepada Pangeran Han Ti Ong.
Ia menjelaskan tentang kematian orang tuanya dan pelariannya ke hutan untuk mencari ketenangan.
Sin Liong merasa bahwa meskipun ia telah mengobati orang yang sakit, itu tidak cukup untuk melindungi orang lain dari ketidakadilan.
Oleh karena itu, ia ingin belajar lebih banyak, tidak hanya tentang silat, tetapi juga kebijaksanaan dalam menghadapi dunia yang penuh ketidakadilan.
3. Kebijaksanaan Pangeran Han Ti Ong
Pada awalnya, Pangeran Han Ti Ong ragu menerima Sin Liong sebagai murid.
Jika dia mendaku Sin Liong sebagai murid, maka sama saja dengan sikap ketujuh pendekar sakti yang telah diusirnya.
Namun, setelah melihat bakat luar biasa yang dimiliki bocah tersebut, Sang Pangeran menyadari bahwa Sin Liong berbeda dari para pendekar lainnya.
Pula, Sin Liong sendiri yang mengajukan diri sebagai murid.
Keinginan kuat Sin Liong untuk belajar dan melindungi orang lain membuat Han Ti Ong tertarik untuk mengajarkannya.
4. Persetujuan Pangeran Han Ti Ong
Setelah mempertimbangkan dengan matang, Pangeran Han Ti Ong akhirnya setuju untuk mengajarkan ilmu silat dan kebijaksanaan kepada Sin Liong.
Dengan hati yang mantap, Sin Liong resmi menjadi murid Pangeran Han Ti Ong, siap menjalani perjalanan panjang untuk belajar dan berkembang.
5. Perjalanan Menuju Pulau Es
Meskipun Pangeran Han Ti Ong memperingatkan tentang kerasnya kehidupan di Pulau Es, Sin Liong tetap teguh dalam keputusannya.
Bocah itu siap menghadapi cuaca dingin dan tantangan berat lainnya di Pulau Es demi memperoleh ilmu silat dan kebijaksanaan.
Bersama Pangeran Han Ti Ong, Sin Liong memulai perjalanan baru yang akan mengubah hidupnya.
Jangan lewatkan cerita silat Bu Kek Siansu dalam Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani