Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 80, Rebut Penawar Racun Itu atau Soan Cu Binasa!  

AA Arsyadani • Kamis, 20 Maret 2025 | 09:30 WIB
Sin Liong dan beruang raksasa tiba di Pulau Neraka untuk menyelamatkan Soan Cu dari serangan bajak laut.
Sin Liong dan beruang raksasa tiba di Pulau Neraka untuk menyelamatkan Soan Cu dari serangan bajak laut.

Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi Soan Cu semakin mengkhawatirkan.

Senjata rahasia bertulang ikan laut beracun yang mengenai dirinya mulai bekerja.

Dalam hitungan detik, cucu Ketua Pulau Neraka pasti lumpuh tak berdaya.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 67, Permaisuri Minggat, Pusaka Pulau Es Lenyap!

Sebelum Koan Sek, si Naga Laut Bermata Satu, melancarkan serangan berikutnya, tiba-tiba terdengar auman menggelegar.

Seekor beruang raksasa muncul, menggetarkan medan pertempuran!

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 68, Raja Ingin Jodohkan Swat Hong dengan Sin Liong, Bersedia?

1. Kedatangan Beruang Raksasa yang Menggetarkan

Ketika pertarungan semakin sengit, tiba-tiba terdengar geraman menggelegar.

Para bajak laut terkejut saat melihat seekor beruang raksasa dengan moncong lebar yang mampu mencaplok kepala manusia dalam sekali gigitan!

Kehadirannya langsung mengubah jalannya pertempuran.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 69, Dua Anak Manusia Mencari Makna Cinta

2. Sin Liong Menunggangi Beruang, Soan Cu dalam Bahaya

Sin Liong dengan cekatan merampas pedang Soan Cu yang terluka dan membawanya ke punggung beruang.

Satu tangannya memeluk Soan Cu yang pingsan, sementara tangan lainnya mengayunkan pedang untuk menghadapi serangan bajak laut.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 70, Ombak Dahsyat Tiba-tiba Menerjang, Buyarkan Percakapan!

3. Duel Mematikan: Beruang vs Bajak Laut

Coa Liok Gu, salah satu pembantu utama Koan Sek, menyerang dengan pedangnya.

Namun, beruang itu menangkis dengan cakar kuatnya, membuat pedang terpental!

Koan Sek yang marah mencoba menghantam beruang dengan ruyung baja, tetapi serangannya ditangkis Sin Liong, membuat tangannya terasa panas dan perih.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 71, Wasiat Terakhir Raja Pulau Es

4. Teror Baru! Serangan Binatang Berbisa

Saat pertempuran memanas, tiba-tiba suara melengking terdengar, memanggil ular, kelabang, kalajengking, dan lebah berbisa dari segala penjuru!

Binatang-binatang mematikan ini bergerak seolah dikendalikan oleh kekuatan misterius, membuat semua orang ketakutan.

5. Sin Liong dan Soan Cu dalam Situasi Genting

Melihat ancaman ini, Sin Liong segera menurunkan Soan Cu, yang baru saja sadar dari pingsannya.

Soan Cu dengan sigap mengeluarkan obat penolak racun dan menaburkannya di sekitar mereka untuk perlindungan.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 73, Sin Liong Cemaskan Kondisi Pulau Soan Cu, Swat Hong Cemburu?

6. Misi Terakhir: Menangkap Si Mata Satu!

Soan Cu yang terluka meminta Sin Liong menangkap Koan Sek.

Hanya pimpinan bajak laut yang memiliki obat penawar racun dari senjata gelapnya.

Sementara itu, bajak laut dan penghuni Pulau Neraka terus bertarung tanpa henti, membuat situasi semakin kacau.

Apakah Sin Liong mampu merebut obat penawar racun dari tangan Koan Sek demi menyelamatkan Soan Cu?

Simak cuplikan cerita silat Bu Kek Siansu di Radar Madiun! (fin)

Editor : Mizan Ahsani
#Bu Kek Siansu #Cerita Silat #Kho Ping Hoo #Sin Liong