Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lakon Wayang Rama Mandita Bagian 6, Penghormatan Terakhir untuk Panembahan

Ki Damar • Senin, 24 Maret 2025 | 04:15 WIB
Ilustrasi lakon wayang Rama Mandita
Ilustrasi lakon wayang Rama Mandita

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

SEORANG pemimpin sejati harus mampu berlaku adil kepada seluruh rakyatnya, sebagaimana delapan unsur alam yang membagikan manfaatnya tanpa pilih kasih.

Delapan unsur itu adalah: air, api, matahari, bulan, bintang (kartika), bumi, angkasa, dan waktu. Semuanya hadir untuk semua makhluk hidup di dunia tanpa pandang bulu.

Panembahan Rama wafat dalam usia lanjut. Wafatnya beliau mengejutkan seluruh Pasukan Rewanda.

Mereka segera menyusul ke Kutharunggu untuk memberi penghormatan terakhir.

Upacara perabuan Panembahan Rama dihadiri para raja besar dari jagad pewayangan: Prabu Kresna dari Dwarawati, Prabu Baladewa dari Mandura, para Pandawa dari Indraprasta, juga putra-putra Prabu Rama—Prabu Ramabadlawa dari Ayodya dan Prabu Ramakusya dari Mantili—serta seluruh pasukan Rewanda.

Ketika api perabuan mulai menjilat-jilat bagai hendak menyentuh langit, tiba-tiba Narpati Sugriwa berteriak memanggil-manggil nama Prabu Rama, lalu meloncat masuk ke dalam kobaran api.

Tindakan Sugriwa membuat semua pasukan Rewanda lainnya tersulut haru dan kesetiaan.

Satu per satu mereka mengikuti Sugriwa: Anggada, Anila, para punggawa lainnya, bahkan para kera ciptaan Dewa seperti Cucak Rawun dan pasukannya.

Semuanya gugur dalam kobaran api, sebagai wujud pengabdian terakhir mereka kepada sang raja.

Hanya dua yang tersisa: Anoman dan Kapi Jembawan.

Anoman masih mengemban tugas suci menjaga keberadaan Dasamuka, yang ditawan di dalam Gunung Kendalisada.

Sementara Kapi Jembawan memilih jalannya sebagai seorang resi, bertapa di Pertapaan Gadamadana—mengabdi dalam sunyi, menjaga titah leluhur, dan menjadi penjaga dharma sampai akhir zaman.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Rama #anoman #Lakon #wayang