Jawa Pos Radar Madiun - Sambil melarikan diri, pimpinan pendekar kerdil yang menenteng golok itu berteriak kepada Sin Liong dan Swat Hong.
Dia menyebutkan nama The Kwat Lin dan Kiam-mo Cai-li sebagai majikan mereka.
Kontan, Swat Hong terpancing dan langsung mengejar.
Sin Liong yang mengkhawatirkan sumoinya ikut pula mengejar.
1. Masuk ke Goa Batu Berbahaya
Rombongan kerdil berlari menuju lereng bukit berbatu dan memasuki goa-goa.
Swat Hong yang terpancing emosinya langsung menerjang masuk.
Sin Liong menyusul dengan penuh kewaspadaan.
2. Terjebak dalam Terowongan Bercabang
Di dalam goa yang gelap dan sunyi, Sin Liong menyadari adanya banyak terowongan bercabang.
Ia mencoba mencari Swat Hong dengan mengikuti sepenjuru lorong kanan dan kiri, tetapi tidak menemukan jejaknya.
Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 108, Asyik Bermain Kartu, Identitas Swi Liang Terbongkar!
3. Hujan Panah Beracun
Saat mencapai ruangan bawah tanah, Sin Liong diserang hujan panah beracun dari tempat tersembunyi.
Ia berhasil menangkis serangan itu, namun menyadari ruangan tersebut adalah jalan buntu dan sumoi-nya tidak ada di sana.
4. Lubang Jebakan Penuh Ular Berbisa
Saat kembali mencari, Sin Liong hampir terperosok ke dalam lubang jebakan berisi ular berbisa.
Ia berhasil menghindar dan menyadari betapa berbahayanya tempat itu, lalu melanjutkan pencariannya dengan perasaan khawatir dan marah.
Nantikan kelanjutan ulasan cerita silat Bu Kek Siansu di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani