Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
TERSEBUTLAH seorang raja jin bernama Prabu Hari dari Kerajaan Keling.
Ia mendengar kabar tentang seorang penguasa sakti bernama Sanghyang Nurrasa yang bersemayam di Kahyangan Pulau Dewa dan telah banyak menundukkan kaum jin.
Prabu Hari merasa penasaran dan berniat menguji kesaktian Sanghyang Nurrasa.
Didampingi oleh Patih Sangadik dan sekutunya, Prabu Sikanda dari Kerajaan Selongkandi, mereka berangkat menyerang Pulau Dewa.
Namun sesampainya di sana, Sanghyang Nurrasa justru menyambut mereka dengan ramah.
Ternyata, Sanghyang Nurrasa telah mengetahui maksud kedatangan mereka dan menyerahkan urusan tersebut kepada para putranya.
Prabu Hari akhirnya berhadapan langsung dengan Sanghyang Wenang.
Meski baru pertama kali bertemu, Sanghyang Wenang dapat menebak asal-usul Prabu Hari, yakni putra Jin Saraba, saudara dari Prabu Nurhadi, Prabu Rawangin, Patih Parwata, dan Patih Amir.
Mereka juga bersaudara dengan Prabu Palija, raja terdahulu Kerajaan Keling.
Setelah Prabu Palija turun takhta, kekuasaan diserahkan kepada putranya, Prabu Sangadik.
Namun Prabu Sangadik dikalahkan oleh sepupunya sendiri, Prabu Hari, yang kemudian mengambil alih Kerajaan Keling.
Sebagai bentuk rekonsiliasi, Prabu Sangadik menyerahkan putrinya, Dewi Wisawati, untuk dinikahi Prabu Hari. Ia sendiri kemudian diangkat sebagai patih di bawah kepemimpinan sepupunya.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Dilarang menduplikasi artikel ini tanpa seizin Jawa Pos Radar Madiun
Editor : Mizan Ahsani