Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lakon Wayang Candabirawa Balik Bagian 2, Berharap Kemenangan di Perang Baratayudha

Ki Damar • Rabu, 9 April 2025 | 00:20 WIB
Ilustrasi lakon wayang Candabirawa Balik
Ilustrasi lakon wayang Candabirawa Balik

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

"CANDABIRAWA, maafkan Bapak baru bisa berbicara denganmu. Dan kini, Bapak membutuhkan bantuanmu. Bapak sedang dipercaya menjadi senopati dalam Perang Baratayudha, perang antara Pandawa dan Kurawa. Bantu Bapak melawan Pandawa," pinta sang ayah.

Candabirawa tertawa ringan.

"Hehe, Bapak Salya. Meski aku tertidur di dalam tubuhmu, aku masih bisa mendengar dan melihat apa yang Bapak alami. Bukankah Pandawa berada di jalan yang benar? Bukankah dulu Bapak Bagaspati mewasiatkan padaku, meski aku berwujud raksasa kerdil, aku harus selalu berada di jalan kebenaran?"

"Bantu aku sekali ini saja, anakku. Sebenarnya, Bapak pun tak sanggup melawan mereka. Tapi keadaan memaksa Bapak melawan," mohon Prabu Salya.

"Bapak Salya, apa alasanku melawan manusia yang berada di jalan kebenaran?"

"Karena kau adalah anakku. Kau dititipkan padaku, artinya kau harus menuruti perintahku, bukan?"

Candabirawa menatapnya tajam.

"Bapakku, ketahuilah. Bila aku harus menurutimu, seharusnya Bapak juga bertanggung jawab padaku. Tapi kenyataannya? Aku ini anakmu, tapi tak pernah kau anggap."

Prabu Salya terdiam. Tak disangkanya, ajian pusaka itu memiliki sifat dan perasaan layaknya makhluk hidup.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Dilarang menduplikasi artikel ini tanpa seizin Jawa Pos Radar Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#kurawa #Pandawa #Baratayudha #Lakon #wayang