Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
SEBELUM berangkat ke Pulau Jawa, Batara Guru lebih dahulu berpamitan kepada sang istri, Batari Umaranti.
Ia juga menitipkan Lembu Andini di Kahyangan Jonggringsalaka untuk menemani Batari Umaranti selama kepergiannya.
Setelah dirasa cukup, Batara Guru menjelma menjadi seorang resi dengan menyembunyikan segala bentuk cacat tubuhnya, seperti berlengan empat, bertaring, berkaki pincang, dan berleher belang.
Nama gelar yang ia gunakan adalah Resi Mahadewa Buda.
Resi Mahadewa Buda berangkat ke Pulau Jawa dan mulai mengajarkan Agama Dewa.
Para penduduk usia lanjut menyambut gembira kedatangan Sang Resi, karena mereka samar-samar masih mengingat ajaran agama leluhur yang dahulu datang ke Pulau Jawa bersama Empu Sengkala.
Sementara itu, penduduk yang berusia muda pun mulai belajar agama dari awal.
Tidak hanya manusia, banyak pula makhluk lain yang berguru kepada Resi Mahadewa Buda.
Kaum raksasa, siluman, bahkan berbagai jenis binatang ikut belajar Agama Dewa.
Setelah berkelana menjelajahi Pulau Jawa untuk menyebarkan agama, Resi Mahadewa Buda mendirikan padepokan di Gunung Kamula sebagai tempat tinggalnya.
Di sana ia menerima murid dan pengikut yang semakin banyak dan beraneka ragam jenisnya.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Dilarang menduplikasi artikel ini tanpa seizin Jawa Pos Radar Madiun
Editor : Mizan Ahsani