Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lakon Wayang Wahyu Tohjali Bagian 1, Hadirnya Sang Penguasa Alam Jin

Ki Damar • Selasa, 6 Mei 2025 | 00:15 WIB
Ilustrasi lakon wayang Wahyu Tohjali
Ilustrasi lakon wayang Wahyu Tohjali

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

KAHYANGAN tengah menggelar rapat besar. Batara Guru mengundang para dewa untuk menyaksikan penurunan sebuah anugerah agung ke Ngayapadya, yaitu Wahyu Tohjali.

Konon, siapa pun yang menerima wahyu ini akan menjadi leluhur para raja di tanah Jawa.

Karena itulah Batara Guru tak berani mengambil keputusan secara sepihak tanpa persetujuan para dewa lainnya.

Sebagai penasihat utama para dewa, Batara Narada pun angkat bicara. Ia mengusulkan agar wahyu tersebut diberikan kepada seseorang yang memiliki jiwa kesatria dan keluhuran budi.

“Wahyu ini akan menjadi tolak ukur bagi kedamaian pulau Jawa, maka hendaknya dipilih dengan bijaksana, Pukulun. Pilihlah seorang kesatria yang bijak, cerdas, dan luhur budinya,” ujar Hyang Narada.

“Lalu, siapa yang kau anggap pantas, Kakang Narada?” tanya Hyang Guru, penguasa Kahyangan.

Narada menjawab, “Bagaimana jika Arjuna? Melihat jasa-jasanya, perilakunya yang dekat dengan Tuhan, serta kebaikan dan keluhurannya, menurutku ia layak menerima wahyu itu. Terlebih lagi, ia telah menerima ajaran Hasta Brata.”

Batara Guru pun termenung, menimbang saran dari Hyang Narada. Para dewa yang hadir sepakat dengan usulan sang penasihat.

Namun, sebelum Hyang Guru sempat mengambil keputusan, datanglah Batari Premani atau yang lebih dikenal sebagai Batari Durga. Ia sang penguasa alam jin.

Batari Durga menghadap sambil membawa serta anak kesayangannya, Raden Dewa Srani.

“Ada keperluan apa kau hadir dalam pertemuan besar ini tanpa seizinku, hai Durga?” tanya Batara Guru dengan nada tajam.

(*/naz)

Penulis Alumnus ISI Surakarta

Dilarang menduplikasi artikel ini tanpa seizin Jawa Pos Radar Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#batari #Lakon #wayang #batara