Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
SEBAGAI raja yang ditakuti Suralaya dan dikenal sakti mandraguna, Rahwana atau Dasamuka seolah tak kekurangan apa pun.
Namun ketika ia mengetahui bahwa kakaknya, Danaraja dari Lokapala, memiliki ajian Rawa Rontekyang membuat pemiliknya tidak bisa mati, kegundahan menyelimuti pikirannya.
Ia menyadari kekuatannya belum cukup. Kekhawatiran muncul bahwa dirinya akan kalah oleh saudaranya sendiri.
Dalam keadaan bingung, penasihat setianya, Janggisrana, memberi informasi mengejutkan: ada seekor kera hutan sakti bernama Resi Subali yang menguasai ajian serupa bernama Pancasona.
Rahwana marah besar. Bagaimana mungkin seorang raja besar seperti dirinya harus belajar pada seekor monyet?
Namun, setelah merenung dan menimbang keadaan negerinya yang terancam oleh musuh dari segala penjuru, Rahwana menurunkan egonya.
Sebuah pelajaran penting hadir di sini: bahkan raja sehebat Rahwana mampu merendahkan dirinya demi ilmu dan demi rakyat.
Dengan penuh rasa hormat, ia mendatangi Resi Subali.
Ia menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan ajian Pancasona bukan untuk menambah kesombongan, tetapi demi menjaga ketahanan Alengka.
Subali pun melihat ketulusan Rahwana dan akhirnya menyerahkan ilmu tersebut.
Rahwana berterima kasih dan memanggil Subali dengan gelar guru. Ia tidak hanya memperoleh ajian Pancasona, tetapi juga pelajaran hidup tentang kerendahan hati dan tujuan luhur.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani