Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mendadak Tong Bajil Mengamuk di Bulan Suro, Cerita Silat Palagan Lawu Wilis 149

Deni Kurniawan • Sabtu, 7 Juni 2025 | 03:38 WIB
Ilustrasi cerita silat Palagan Lawu Wilis.
Ilustrasi cerita silat Palagan Lawu Wilis.

FAJAR belum menyingsing. Tapi Madiun diterangi cahaya bara pertempuran. Asap membubung dari lentera-lentera yang jatuh. Tanah bergetar pelan akibat energi jurus-jurus yang saling beradu.

Tong Bajil berdiri di atas panggung perayaan adat Bulan Suro yang telah ambruk separuhnya. Sorot matanya menyimpan amarah dan kegeraman.

Dia tak menyangka Anila Nurani bisa bertahan. Empat pesilat Palagan Lawu Wilis yang lain juga kembali.

Tak Dinyana, Tong Bajil yang semula gemetar itu seketika seperti kesetanan.

Ya, para ketua daerah sebenarnya juga seorang pesilat kawakan.

Hanya di momen-momen tertentu mereka menunjukkan sosok aslinya.

Seperti Tong Bajil yang sedang berhadapan dengan lima pesilat Palagan Lawu Wilis di Bulan Suro di Madiun saat ini.

“Silat kalian tidak akan bisa menandingi kekuasaan!” teriak Tong Bajil seraya mengangkat tongkat logam berukir lambang kekuasaan.

“Kekuasaanmu hanya ilusi yang menebar ketakutan!” bentak Dewa Madewa.

Dia kemudian melangkah mantap mendekati Tong Bajil.

Sementara Anila berdiri di sisi kanan, diapit Wisa Prabawa dan Agni Dahana.

Tong Bajil menghentakkan tongkatnya ke tanah. Gelombang kejut memancar, memecah batu-batu dan membuat para pesilat palagan terguncang.

Namun mereka tak mundur.

''Kami mewakili nurani rakyat untuk mengakhiri kekuasaanmu,” ucap Jagat Wira.

Tong Bajil menyerang lebih cepat dari bayangan. Tongkat besinya menebas udara, menghantam ke arah Anila.

Tapi di detik itu pula, lima pesilat Palagan Lawu Wilis membentuk formasi.

Mereka mengunci ruang gerak Tong Bajil. Tubuh-tubuh mereka berputar, seperti roda yang digerakkan angin, melesat dalam jurus gabungan.

Benturan antara tongkat kekuasaan dan jurus itu menciptakan ledakan cahaya kehijauan.

Angin menghantam seluruh penjuru. Pohon beringin tua di ujung bergoyang kencang, daunnya beterbangan. (*)

*Penulis bekerja di Radar Madiun

Editor : Deni Kurniawan
#suro #Cerita Silat #Tong Bajil #bulan Suro #pesilat #madiun #Palagan Lawu Wilis