Tokoh wayang oleh Ki Damar*
PUNYA banyak istri adalah predikat yang lekat tersemat pada tokoh wayang kulit Arjuna. Bahkan, lebih banyak dibandingkan saudara-saudaranya di Pandawa.
Namun, di antara para istrinya, ada satu yang paling dicintai: Dewi Subadra, atau yang juga dikenal sebagai Rara Ireng ataupun Dewi Bratajaya.
Subadra bukanlah istri yang paling cantik secara fisik jika dibandingkan dengan yang lain.
Kulitnya cenderung gelap, tidak seputih para bidadari kahyangan. Namun ia memiliki kharisma, kelembutan, dan kelapangan hati yang menjadikannya istimewa di mata Arjuna.
Justru kesederhanaannya itulah yang membuat Arjuna begitu segan dan takut kehilangan dirinya.
Subadra juga berperan besar dalam perjalanan hidup Arjuna. Dialah yang menjadi “pintu gerbang” ketika Arjuna ingin menikahi wanita lain.
Bahkan saat Arjuna hendak menikah dengan Dewi Srikandi, Subadra-lah yang turun tangan melamar calon madunya.
Hal ini menunjukkan kelapangan hati sekaligus keteguhan cintanya pada sang suami.
Meski hatinya kerap disalahgunakan Arjuna untuk menikah lagi, Subadra tidak pernah mengungkit atau menaruh dendam.
Baginya, selama tetap menyandang gelar sebagai istri utama Arjuna, itu sudah lebih dari cukup.
Kesabaran dan ketulusannya menjadi teladan tentang bagaimana cinta sejati kadang diwujudkan dalam bentuk penerimaan, bukan kepemilikan.
Namun, Arjuna sangat paham satu hal: jangan sampai Subadra marah. Kemurkaan Rara Ireng bisa membuat sang satria perkasa itu kehilangan kekuatannya.
Bahkan jika Subadra benar-benar murka, Arjuna rela meninggalkan istri-istrinya yang lain demi menenangkan hati istri pertamanya. (*/den)
*Penulis tokoh wayang kulit alumnus ISI Surakarta
Editor : Deni Kurniawan