Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Baladewa dan Sandiwara Sri Kresna Bagian 5 Habis: Takdir yang Menjadi Penutup Bharatayudha

Ki Damar • Selasa, 7 Juli 2026 | 21:20 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Baladewa
Ilustrasi tokoh wayang Baladewa

Cerpen Wayang oleh Ki Damar*

Werkudara memandang ke arah jalan yang dilalui Baladewa hingga bayangannya hilang di balik pepohonan. Ia kemudian menghampiri Sri Kresna dengan wajah penuh tanya.

"Jliteng Kakangku, mengapa begitu berat jalan yang harus ditempuh Kakangmas Baladewa? Bahkan seorang raja yang sakti pun tidak mampu menghindari nasibnya."

Sri Kresna tersenyum tipis seraya memandang langit yang mulai memerah.

"Yayi Werkudara, itulah pelajaran terbesar dalam hidup. Takdir tidak pernah memilih siapa yang akan didatanginya. Ia tidak memandang keluarga, kedudukan, kesaktian, ataupun kemuliaan seseorang. Bila waktunya tiba, takdir akan datang tepat pada saat yang telah digariskan Hyang Wenang."

Werkudara mengangguk perlahan, namun hatinya masih dipenuhi kegelisahan.

"Lalu, apakah manusia tidak dapat mengubahnya, Kakang Prabu?"

Sri Kresna menggeleng pelan.

"Yang dapat diubah manusia hanyalah cara menyambut takdir itu. Ada yang menyambutnya dengan amarah, ada yang menolaknya dengan kesombongan, dan ada pula yang menerimanya dengan hati yang ikhlas. Orang yang ikhlas bukan berarti lemah, tetapi ia telah memahami bahwa di balik setiap ketentuan Hyang Wenang selalu tersimpan kebaikan yang belum tentu dapat dilihat oleh mata manusia."

Sri Kresna kemudian melangkah perlahan meninggalkan tempat itu. Sebelum pergi, beliau menoleh kepada Werkudara sambil berkata,

"Yayi Werkudara, ingatlah selalu. Manusia boleh menyusun rencana setinggi langit, tetapi keputusan terakhir tetap berada di tangan Hyang Wenang. Karena itu, janganlah sombong ketika memperoleh kebahagiaan dan jangan putus asa ketika didatangi kesedihan. Terimalah semuanya dengan hati yang rela dan ikhlas, sebab hanya dengan itulah seorang kesatria akan tetap tegak menghadapi segala ketentuan takdir."

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#cerpen #baladewa #Kresna #wayang