Jawa Pos Radar Madiun — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari Jumat pagi (7 November 2025) di pasar spot terpantau melemah tipis.
Berdasarkan data transaksi di Jakarta, rupiah turun sebesar 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp 16.705 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di Rp16.701 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (6/11).
Pelemahan nilai tukar rupiah ini mencerminkan tekanan dari penguatan dolar AS di pasar global, seiring dengan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) masih akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan rilis data ekonomi Amerika Serikat yang dapat memberikan arah baru bagi pergerakan mata uang utama dunia.
Meski melemah tipis, pergerakan rupiah hari ini dinilai masih relatif stabil karena dukungan dari fundamental ekonomi domestik yang terjaga, termasuk surplus neraca perdagangan dan tingkat inflasi yang terkendali.
Para analis memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.650 hingga Rp16.750 per dolar AS sepanjang hari. (fin)
Editor : AA Arsyadani