Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jumat Pagi Rupiah Melemah Jadi Rp 16.705 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Pasar Valas?

Riski Asari • Jumat, 7 November 2025 | 18:07 WIB
Prediksi J.P. Morgan bahwa rupiah bisa menguat ke Rp16.100 per USD pada akhir 2025.
Prediksi J.P. Morgan bahwa rupiah bisa menguat ke Rp16.100 per USD pada akhir 2025.

Jawa Pos Radar Madiun — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari Jumat pagi (7 November 2025) di pasar spot terpantau melemah tipis.

Berdasarkan data transaksi di Jakarta, rupiah turun sebesar 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp 16.705 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di Rp16.701 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (6/11).

Baca Juga: Jadi Penerus Mel Gibson, Jonathan Bailey Dinobatkan sebagai Pria Terseksi Dunia 2025 versi Majalah People

Pelemahan nilai tukar rupiah ini mencerminkan tekanan dari penguatan dolar AS di pasar global, seiring dengan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) masih akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan rilis data ekonomi Amerika Serikat yang dapat memberikan arah baru bagi pergerakan mata uang utama dunia.

Meski melemah tipis, pergerakan rupiah hari ini dinilai masih relatif stabil karena dukungan dari fundamental ekonomi domestik yang terjaga, termasuk surplus neraca perdagangan dan tingkat inflasi yang terkendali.

Para analis memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.650 hingga Rp16.750 per dolar AS sepanjang hari. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#dolar as #kurs rupiah #Rupiah Dolar #valas