Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

UMKM Lokal Tangerang Tembus Pasar Global, YUSUF.IND Angkat Tenun Baduy

Hengky Ristanto • Minggu, 4 Januari 2026 | 12:08 WIB
UMKM MENDUNIA: Koleksi busana muslim YUSUF.IND memadukan tenun Baduy dengan desain modern bernuansa Arabic look, siap bersaing di pasar global.
UMKM MENDUNIA: Koleksi busana muslim YUSUF.IND memadukan tenun Baduy dengan desain modern bernuansa Arabic look, siap bersaing di pasar global.

TANGERANG – Persaingan industri busana muslim kian ketat. Masuknya merek global dan derasnya arus fast fashion menuntut pelaku UMKM memiliki identitas kuat agar mampu bertahan.

Dari Tangerang, merek busana muslim YUSUF.IND membuktikan produk lokal bisa menembus pasar global.

YUSUF.IND dirintis Hendra Mochamad Yusuf pada 2022.

Berangkat dari kegelisahan melihat banyak produk lokal berkualitas kalah bersaing karena minim diferensiasi, Yusuf memilih jalur berbeda dengan mengusung konsep sustainability fashion berpadu desain modern dan elegan.

“Banyak produk lokal sebenarnya bagus, tapi tidak punya positioning yang kuat. Dari situ YUSUF.IND hadir dengan konsep keberlanjutan dan desain yang punya karakter,” ujarnya.

Ciri khas YUSUF.IND terletak pada pemanfaatan tenun Baduy yang dipadukan dengan gaya modern bernuansa Arabic look.

Warna bumi, biru khas Baduy, hingga hitam elegan dipilih bukan sekadar estetika, tetapi membawa narasi budaya.

Setiap koleksi dirancang sebagai medium pelestarian budaya sekaligus promosi kearifan lokal.

Tak hanya soal desain, YUSUF.IND juga berkomitmen memberdayakan penjahit lokal serta mengolah limbah kain menjadi produk turunan.

Upaya tersebut menjadikan bisnisnya tidak sekadar berorientasi pasar, tetapi juga berdampak sosial dan lingkungan.

Dalam dua tahun, YUSUF.IND telah menembus pasar berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, hingga Samarinda.

Permintaan juga datang dari luar negeri, antara lain Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong melalui sistem made by order.

“Produksi kami sekitar 200 sampai 400 potong per bulan. Penjualan meningkat signifikan saat Ramadan,” kata Yusuf.

Perjalanan YUSUF.IND semakin menguat berkat pendampingan Bank Rakyat Indonesia.

Pada 2023, Yusuf mengikuti program Rumah BUMN Jakarta. Pendampingan berlanjut lewat berbagai pelatihan, termasuk Growpreneur by BRI pada 2024.

Menurut Yusuf, pendampingan BRI memberi dampak nyata. Mulai dari penguatan branding, manajemen keuangan, kesiapan ekspor, hingga kesempatan tampil di BRI UMKM EXPO(RT) yang memperluas jejaring bisnis.

“Pendampingan BRI membantu kami meningkatkan kualitas usaha sekaligus membuka akses pasar dan pembiayaan untuk scale-up,” ungkapnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan komitmen BRI mendorong UMKM naik kelas.

“Kami mendukung UMKM melalui pendampingan, pelatihan, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar agar mampu bersaing hingga level global,” ujarnya.

Kisah YUSUF.IND menjadi bukti bahwa dengan identitas kuat, keberpihakan pada budaya, serta dukungan ekosistem yang tepat, UMKM lokal mampu melangkah jauh melampaui pasar domestik. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#tenun baduy #UMKM Tangerang #UMKM Naik Kelas #busana muslim lokal #fashion muslim indonesia #tangerang #BRI UMKM #UMKM Go Global #sustainability fashion #YUSUF IND