Kisah Yulianti, UMKM Kue Kering Lampung Naik Kelas Berkat Dukungan BRI

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 10:39 WIB
Pelaku UMKM kue semprong di Lampung mengembangkan usaha dari dapur sederhana hingga mampu menyerap tenaga kerja dan kebanjiran pesanan saat Lebaran.
Pelaku UMKM kue semprong di Lampung mengembangkan usaha dari dapur sederhana hingga mampu menyerap tenaga kerja dan kebanjiran pesanan saat Lebaran.

LAMPUNG – Usaha rumahan bisa berkembang pesat. Itu dibuktikan Yulianti Yusup, pelaku UMKM kue semprong dan kue kering asal Lampung.

Berawal dari dapur sederhana, kini usahanya kebanjiran pesanan. Terutama saat Ramadan dan Lebaran.

“Permintaan meningkat drastis saat momen Lebaran,” ujarnya.

Awalnya, Yulianti hanya memasarkan produk ke tetangga dan pasar sekitar. Namun kualitas produk membuat permintaan terus naik.

Lonjakan pesanan juga berdampak pada pemberdayaan warga sekitar.

“Bisa melibatkan warga untuk membantu produksi,” katanya.

Selain menambah kapasitas produksi, kondisi tersebut juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat.

Perkembangan usaha Yulianti tak lepas dari dukungan Bank Rakyat Indonesia.

Melalui pembiayaan mikro, BRI membantu meningkatkan kapasitas produksi. Mulai dari pembelian bahan baku hingga peralatan.

Tak hanya itu, layanan digital seperti QRIS juga mempermudah transaksi pelanggan.

“Saya juga dibimbing soal pengelolaan usaha,” jelasnya.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menilai Yulianti sebagai contoh pelaku UMKM perempuan yang mampu berkembang.

“Ini bukti UMKM bisa tumbuh dengan dukungan ekosistem yang tepat,” ujarnya.

Ke depan, Yulianti berharap usahanya terus berkembang dan menjangkau pasar lebih luas.

“Sekaligus bisa memberi manfaat bagi lingkungan,” tandasnya. (her)

Editor : Hengky Ristanto
usaha rumahan kue semprong BRI UMKM UMKM Lampung UMKM Perempuan