Jawa Pos Radar Madiun - Realisasi investasi asing di Indonesia pada kuartal pertama 2026 menunjukkan tren positif yang cukup mengejutkan di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan.
Data dari Kementerian Investasi/BKPM mencatat bahwa Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang 50,01 persen dari total realisasi investasi nasional, atau setara dengan angka Rp 250 triliun.
Fenomena ini menjadi bukti kuat bahwa investor internasional masih menaruh kepercayaan besar pada prospek ekonomi Indonesia jangka panjang.
Sebagian besar arus modal tersebut berasal dari kawasan Asia, yang secara konsisten menjadi tulang punggung pertumbuhan investasi di tanah air melalui berbagai proyek strategis.
Berikut adalah daftar lima besar negara investor paling agresif di Indonesia pada awal 2026:
Baca Juga: Harga Wuling Eksion Turun! Ada Diskon Khusus untuk 2 Ribu Pemesan Pertama, Simak Rincian Promonya
1. Singapura
Memimpin dengan investasi sebesar USD 4,6 miliar (setara Rp 75,9 triliun).
2. Hong Kong
Menempati posisi kedua dengan nilai USD 2,7 miliar (Rp 44,55 triliun).
3. China
Berada di peringkat ketiga dengan kontribusi USD 2,2 miliar (Rp 36,3 triliun).
4. Amerika Serikat
Menyusul di peringkat keempat senilai USD 1,3 miliar (Rp 21,45 triliun).
5. Jepang
Melengkapi lima besar dengan nilai investasi USD 1 miliar (Rp 16,5 triliun).
Meskipun didominasi oleh investor tradisional, masuknya modal dari Amerika Serikat di posisi keempat menunjukkan diversifikasi sektor yang menarik, terutama di bidang teknologi.
Kenaikan investasi ini tidak lepas dari upaya pemerintah dalam melakukan reformasi regulasi dan percepatan izin yang kian memudahkan pelaku usaha internasional.
Kehadiran dana asing ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung pada penciptaan lapangan kerja baru serta transfer teknologi bagi tenaga kerja lokal di berbagai wilayah Indonesia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani