Jawa Pos Radar Madiun - CEO PT Leads Property Services Indonesia Hendra Hartono mencatat sekitar 90 persen dari total 41.300 unit apartemen yang belum terjual di Jakarta tidak sesuai kriteria pasar.
Hendra menilai banyak unit hunian memiliki ukuran terlalu kecil dan kualitas bangunan yang berada di bawah ekspektasi generasi Z dan milenial.
"Ini bukan sekadar wrong product, tapi wrong product for wrong generations. Kita tidak bisa lagi membangun produk tradisional yang sama seperti dulu," kata Hendra.
Generasi muda saat ini mengutamakan empat aspek utama dalam memilih hunian, yaitu kualitas bangunan, pengelolaan gedung, akses transportasi, dan harga terjangkau.
Direktur Arsitektur Masgroup M. Adhiguna Sosiawan menjelaskan bahwa Gen Z kini lebih mengutamakan fungsi ruangan dibandingkan luas bangunan secara keseluruhan.
"Yang penting pemanfaatan ruangnya itu optimal, layoutnya bagus," kata Adhiguna.
Adhiguna menilai minat generasi muda terhadap properti sebenarnya masih ada asalkan produk yang ditawarkan sesuai dengan gaya hidup mereka.
Para pengembang pun disarankan segera melakukan penyesuaian harga dan kualitas bangunan guna menyerap potensi pasar dari kelompok usia produktif ini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani