Jawa Pos Radar Madiun - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan lompatan performa yang impresif pada segmen kredit komersial.
Dalam kurun waktu lima tahun (2021-2025), nilai penyaluran kredit di sektor ini meroket hampir tiga kali lipat, mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi yang terarah.
Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris YS, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini merupakan buah dari transformasi "BRIvolution Reignite", khususnya pada pilar penguatan bisnis inti (Revamp Existing Core).
Tren Pertumbuhan Kredit yang Konsisten
Data menunjukkan grafik kenaikan yang sangat tajam pada portofolio kredit komersial BRI:
-
Tahun 2021: Rp20,8 triliun.
-
Tahun 2024: Rp38,7 triliun.
-
Tahun 2025: Rp61,4 triliun.
Sejalan dengan kenaikan nilai kredit, pangsa pasar (market share) BRI di segmen komersial juga ikut terkerek naik dari 2,1% di tahun 2021 menjadi 5,2% pada tahun 2025.
Diversifikasi Sektor dan Perbaikan Kualitas Kredit
BRI tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas. Kredit disalurkan ke sektor-sektor strategis yang mendukung pembangunan nasional:
-
Sektor Berbasis APBN: 20% (Kontributor terbesar).
-
Energi: 12%.
-
Konstruksi: 11%.
-
Perdagangan & Pangan: Masing-masing 10%.
-
Industri Pengolahan: 8%.
Hebatnya, akselerasi ini dibarengi dengan perbaikan kualitas kredit. Angka Loan at Risk (LaR) berhasil ditekan hingga ke level 7,6% pada tahun 2025, yang menunjukkan manajemen risiko yang semakin solid. (naz)
Editor : Mizan Ahsani