Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kemkomdigi Ingatkan Risiko Aplikasi Finansial, Masyarakat Diminta Lebih Waspada Bertransaksi Digital

Titis Osi Kurniawan • Rabu, 29 April 2026 | 15:06 WIB
Ilustrasi aktivitas transaksi digital yang rentan terhadap penipuan phishing melalui tautan palsu.
Ilustrasi aktivitas transaksi digital yang rentan terhadap penipuan phishing melalui tautan palsu.

Jawa Pos Radar Madiun - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bertransaksi digital, termasuk saat menggunakan aplikasi finansial di ponsel.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menegaskan bahwa kemudahan transaksi digital memang memberikan manfaat besar.

Contohnya seperti kecepatan dan kepraktisan. 

Namun di sisi lain, hal tersebut juga membuka potensi risiko jika pengguna tidak teliti.

Baca Juga: Apple Siapkan Fitur Edit Foto AI Baru di iOS 27, Bisa Ubah Latar hingga Komposisi Gambar

“Maka keamanan transaksi finansial itu penting. Berbelanja secara online di ruang digital itu memberikan makna yang mudah dan cepat, tapi, kita ga boleh terpancing,” ujarnya.

Menurutnya, aplikasi finansial saat ini sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Namun, tanpa kewaspadaan, pengguna bisa saja menjadi korban penipuan atau kejahatan siber yang semakin beragam bentuknya.

Kemkomdigi menilai literasi digital menjadi kunci utama agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam modus kejahatan yang berkamuflase di ruang digital. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#kejahatan digital #aplikasi finansial #transaksi digital #penipuan